Manager Gelper Spurgame Sebut Perbuatan Terdakwa Diketahui dari CCTv

0
514

RASIO.CO, Batam – Chandra Wijaya Manager Gelper Spurgame Merlion menyebutkan bahwa perbuatan dugaan penggelapan belasan slop rokok oleh terdakwa Isra Mustika untuk pemain diketahui melalui cctv yang ada di gelpernya. Senin(10/02).

“Melihat secara langsung tidak tetapi diketahui secara detail dari cctv dan laporan anak buahnya,” Kata Chandra di PN Batam seminggu lalu.

Kata dia, belasan rokok yang diduga diambil terdakwa merupakan servis kepada pemain yang kalah diatas Rp.300 ribu.

“Untuk membagikan rokok bagi pemain yang kalah, setiap harinya diberi sekitar sepuluh slop tetapi terdakwa sebagai kasir di dua shif,” ujarnya.

Selain itu, Kata dia, jumlah rokok yang telah dibawa oleh terdakwa kurang lebih sebanyak 30 slop dengan cara terdakwa mengambil rokok tersebut dari bawah meja kasir lalu memasukkannya ke dalam kantong plastik.

Dan ada juga rokok yang dibawa dengan cara membungkusnya menggunakan jaket milik terdakwa, kemudian terdakwa berjalan keluar melalui pintu belakang atau melalui pintu samping gelper tersebut dan membawa rokok tersebut pulang.

“Perbuatan terdakwa terlihat dari cctv yang ada di lokasi dan tidak melihat langsung,” ujarnya.

Menaggapi yang di disampaikan saksi dipersidangan dibantah oleh terdakwa melalui Panesehat Hukum bahwa hal yang disampaikan saksi tidaklah benar karena saksi tidka melihat langsung.

Apakah saudara melihat langsung dan apakah saudara sudah memanggil terdakwa untuk melakukan perdamaian dan bukan melakukan laporan terhadap polisi karena terdakwa merupakan bawahan saksi?

Dan sesuai BAP dan dakwaan jaksa, jumlah rokok hanya belasan bukan 30an serta apa benar saudara melarang terdakwa beribadah?

Apa yang dipertanyakan terhadap saksi dijawab saksi tidak benar melarang ibadah dan mengakui bahwa hanya mengetahui dari cctv.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum mendakwa terdakwa dengan Pasal 374 Jo Pasal 64 Ayat(1) KUHPidana dan atau Pasal 372 Jo Pasal 64 Ayat(1) KUHPidana.

Usai mendegarkan keterangan saksi, majelis Hakim Ketua Jasael didampingi dua hakim anggota menunda sedang pekan ini dengan agenda pemeriksaan terdakwa.

APRI@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY