Mengulik Judi “Bola Pimpong” Nebeng di THM Batam

0
462
foto/ilustrasi

RASIO.CO, Batam – Kota Batam boleh dikatakan merupakan pintu gerbang wisata mancanegara maupun lokal, selain itu juga merupakan kota industri. sehingga salah satunya sebagai penarik wisata hadir Tempat Hiburan Malam(THM) untuk pelepas lelah para pengusaha berkantong tebal.

Sebelum dilanda pademi Covid-19, THM Batam boleh dikatakan tanpa sepi pengunjung sehingga para pengusaha meraup keuntungan besar dengan menyediakan berbagai fasilitas yang membuat pelanggan”happy”.

Para Oknum Pengusaha nakal tak segan-segan menyediakan, ruang VIP berstandar mewah serta menyajikan minuman berakohol bahkan wanita penghibur dan tidak ketinggalan pula judi jenis”Bola Pimpong”

Ironisnya, paska Indonesia dilanda Covid-19 termasuk Batam Kepri khususnya, semua tempat hiburan malam bahkan massegge, gelper dan lainnya tutup lebih kurang tiga bulan.

Namun, masih ada juga beberapa Tempat Hiburan Malam(THM) ternama di batam yang tanpa peduli buka dan tidak menghiraukan anjuran pemerintah sehingga berujung penggerebekan oleh pihak kepolisian. Bahkan pihak kepolisian mengamankan pengunjung yang positif konsumsi narkoba.

Hebatnya, Oknum Pengusaha nakal ditempat THM tak segan-segan membuat judi jenis Bola Pimpong nebeng di lokasi tersebut untuk membuat para penggemar judi makin betah dilokasi.

“Iya bahkan ada yang tetap beroperasi di pademi covid-19 secara diam-diam tanpa ada yang ribut,” kata sumber rasio.co yang enggan dipublis namanya. Sabtu(13/06).

Bahkan paska menuju New Normal beberapa THM batam beroperasi dimana kembali menebengkan judi jenis bola pimpong seperti Pub, Diskotik dan lainnya dan diduga tanpa mengindahkan protokol covid-19.

“Pimpong jelas judinya dan agak berbeda dengan gelper yang ada izinnya, namun tidak tertutup kemungkinan ada judinya berupa tukar rokok jadi uang,” ujar sumber lagi.

Sementara itu, terkait akan beroperasi kembali THM menuju New Normal, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata mengatakan, pihaknya sudah turun langsung mengecek kesiapan itu. Ia mengapresiasi respons positif dari pengelola tempat hiburan di kawasan itu.

“Saya lihat sudah bagus. Pada dasarnya, mereka sudah siap menyambut new normal,” kata Ardi usai meninjau Kawasan Kampung Bule, Batuampar, dikutip dari swarakepri.com. Senin (1/6/2).

Ia juga sudah menyebar surat pernyataan sabagai kesepakatan bersama terkait penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 ini.

Ia mengaku, jika semuanya sudah siap, maka, pada 15 Juni nanti semua akan dibuka.

“Tadi sudah ada 14 pengelola yang menyanggupinya. Dan akan terus bertambah,” ujarnya.

Ia ingin semua pengelola mendukung hal itu. Pasalnya rencana semua aktivitas dibuka 15 Juni nanti bertujuan menggairahkan kembali ekonomi kota ini.

“Ini instruksi langsung dari Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Mari kita sama-sama berjuang agar Batam kembali jaya dan ekonomi tumbuh lagi,” kata dia.

Selain tempat hiburan, pihaknya juga menyebar tim ke sejumlah tempat lain seperti hotel, restoran dan tempat-tempat lain.

Ia menegaskan setelah dilakukan pembukaan nanti, akan dilakukan pengawasan.

“Surat penyataan ini menjadi acuan kita bersama saat nanti ada pengawasan,” kata Ardi.

Ia meminta pengelola tempat hiburan itu juga tak segan menegur para tamu yang nantinya datang ke tempat mereka. Hal tersebut dalam langkah mendukung upaya pemerintah.

“Kalau ada yang tak pakai masker, tak berjarak, langsung tegur saja. Ini demi kebaikan kita semua,” katanya.

APRI@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY