Menteri Wiranto Ditikam OTK, Kini Dirawat di UGD RSUD Pandeglang

0
167
Menko Polhukam Wiranto ditikam OTK di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10). (Foto: Istimewa)

Rasio.co, Banten – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Meko Polhukam) Wiranto diserang dengan senjata tajam oleh seorang pria tak dikenal (OTK) di alun-alun Menes, Pandeglang. WIranto kini dirawat Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Pandeglang, Banten.

Penyerangan itu terjadi saat Wiranto baru saja turun dari mobilnya saat hendak menghadiri acara peresmian gedung kuliah bersama di Universitas Mathla’ul Anwar di Kampung Cikaliung, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi, Pandeglang Banten, Kamis (10/10) siang.

Seorang pelaku sudah diamankan polisi. Ia diduga terpapar paham radikal gerakan ISIS.

Adapun Wiranto, setelah mendapat serangan itu langsung dilarikan ke RSUD Pandeglang untuk menjalani pengobatan medis pascapenusukan oleh OTK tersebut.

“Di ruangan UGD itu petugas polisi melakukan pengamanan,” kata Samsudin, warga Pandeglang saat ditemui di RSUD Berkah Pandeglang seperti dilaporkan Antara.

Polisi geledah rumah pelaku

Mengutip CNN Indonesia, saat ini polisi sedang melakukan penggeledahan di rumah pelaku. Informasi terbaru, penyerangan itu dilakukan oleh sepasang suami istri.

“Sebentar ya mas, saya sedang penggeledahan di rumah (terduga pelaku penusukan). Informasi lengkapnya nanti,” kata Kasatreskrim Polres Pandeglang, AKP Ambarita saat dikonfirmasi, Kamis (10/10).

Belum banyak informasi mengenai kejadian ini. Kondisi mantan Panglima ABRI itu pun belum diketahui dengan jelas.

Berdasarkan foto yang beredar, Wiranto mendapatkan luka tusuk pada perut bagian kiri. Namun polisi belum menyebut kondisi terkini Wiranto.

“Nanti ke Kapolres saja yah,” ujar Ambarita.

Sementara itu Kabid Humas Kapolda Banten AKBP Edi Sumardi mengatakan Wiranto dalam kondisi aman pasca-insiden penusukan. Yang terluka adalah Kapolsek Menes, Banten.

“Jadi intinya Pak Wiranto aman, yang kena Kapolsek,” kata dia.

Menurutnya, kapolsek terluka lantaran menghalangi serangan terhadap Wiranto itu.

“Karena beliau menghalangi,” ucapnya.

*****

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY