Menuai Prokontra, Firmansyah: Akan Croscek Prizinan Alfamart

0
539
Kepala BPM-PTSP Batam Firmansyah akan mengroscek langsung dan jika ditemukan tidak ada maka akan menutup gerai tersebut. senin(20/07).

RASIO.CO, Batam – Menuai Pro dan Kontra dilingkungan warga atas berdirinya Alfamart, Kepala BPM-PTSP Batam Firmansyah akan mengroscek langsung dan jika ditemukan tidak ada maka akan menutup gerai tersebut.

Dimana Gerai Alfamart yang berdiri RT 03 RW 11 Kavling Senjulung, Kelurahan Kabil Kecamatan Nongsa menuai pro kontra di masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPM-PTSP (Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Firmansyah, saat dikonfirmasi awak media Rasio.co, di kantor Mall Pelayanan Publik, Batam Centre, pada hari Senin (20/7).

“Untuk pendirian gerai market Alfamart yang di RT 03 RW 11 Kavling Senjulung, Kelurahan Kabil Kecamatan Nongsa, dalam waktu dekat kita akan cek dan menyurati ke pengelola terkait perizinannya, jika tidak ada izin akan kami tutup,” ujar Firmansyah.

Sejak tahun 2019 dan 2020 dari Walikota Batam Muhammad Rudi sudah membatasi dan tidak ada penambahan untuk perizinan Alfamart maupun Indomaret.

“Pemko sudah membatasi izin gerai Alfamart dan Indomaret sejak tahun 2018. Total gerai Alfamart dan Indomaret yang ada di seluruh Kota Batam sebanyak 361 unit dimana 194 gerai Indomaret dan 167 gerai Alfamart,” jelas Firmansyah.

Ia menambahkan, pembatasan ini merupakan kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemko Batam untuk menjaga agar gerai modern ini tidak semakin menjamur dan bisa mematikan para pedagang kecil yang ada di sekitarnya.

Kita berharap agar Indomaret dan Alfamart yang sudah ada bisa berkontribusi dengan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kota Batam, tutup Firmansyah.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Forum Pengusaha Pribumi Indonesia (FORPPI) Batam, Muhammad Noer mengatakan, pihaknya sudah sepakat bahwa tidak ada penambahan izin baru dan tidak ada izin perpanjangan untuk pendirian gerai Alfamart maupun Indomaret.

“Selama tahun 2020 ini dari Kepala BPM-PTSP Firmansyah sudah ada menyampaikan tidak ada izin baru dan tidak ada penambahan izin,” ujarnya.

Apalagi masyarakat menolak, kita juga harus bersama sama menolak. Kita sepakat kalau tidak ada izin baru dan penambahan baru sesuai hasil RDP kemarin.

“Kok sekarang ada muncul pendirian Alfamart baru, siapa yang mengeluarkan izin nya?,” tegasnya.

Kita akan kroscek turun ke lapangan, dan kita juga akan berkoordinasi dengan Komisi I DPRD Kota Batam, karena dari hasil RDP kemarin kita sudah sepakat untuk tidak ada mengeluarkan izin baru, tutupnya.

Yuyun@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY