Minim Pengawasan, Aktifitas Penyelundup Leluasa Dipelabuhan Pelra Barelang Batam

0
505
foto/dokumen

RASIO.CO, Batam – Diduga minimnya pengawasan aparat berwenang membuat para mafia leluasa memanfaatkan pelabuhan rakyat yang ada di Barelang Batam menyelundupkan barang ilegal mikol maupun rokok mengunakan kapal kayu.

Diduga rokok maupun barang ilegal lainnya berasal dari batam yang merupakan daerah FTZ , seharusnya bayar pajak terlebih dahulu dan dikelaurkan melalui pelabuhan resmi yang ada di batam, Ironisnya lagi diduga produk rokok tanpa cukai asal Batam.

Ironisnya, di dua pelabuhan rakyat yang diduga berubah fungsi jadi pelabuhan tikus jembatan enam maupun empat , dimana kapal kayu ukuran sedang maupun besar diduga membawa rokok, mikol, balpres, kayu bakau, arang maupun barang ilegal lainnya.

Diduga Kapal kayu tujuan Lingga, Senayang bahkan Jambi maupun Bengkalis Pekanbaru dengan leluasanya memuat barang diduga ilegal seolah-olah tidak takut terhadap penegak hukum yang berwenang.

“Kita berharap para penyelundup rokok maupun mikol ditindak tegas, dimana pemerintah disibukkan dengan memutus rantai COVID-19 malah mereka jadi kesempatan tuk menyelundupakan barang ilegal,” ungkap sumber yang enggan dipublis. Senin(18/05).

Sementara itu, Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi, Sumarna mengatakan, Pengawasan terhadap peredaran mikol maupun rokok ilegal baik darat maupun laut terus dilakukan pihak beacukai Batam.

Bahwa dalam melakukan Pengawasan atas peredaran rokok maupun mikol BC Batam mengacu pada insruksi Dirjen Bea dan Cukai Nomor INS-01/BC/2019. Dan instruksi ini juga menjadi acuan BC lainnya di NKRI.

Beberapa hal yg perlu diketahui teman-teman media dimana , Selama tahun 2019 KPU BC Batam melakukan Operasi rokok dan mikol illegal sebanyak 21 kali dan menghasilkan penindakan rokok ilegal sebanyak 10.974.028 batang.

“Sedangkan di Tahun 2020 telah dilakukan penindakan rokok ilegal sebanyak 4,8 juta batang

serta terus menerus mengupdate profil pengusaha pabrik HT kota Batam untuk bahan memitigasi risiko pengawasan,” ujarnya melalaui sambungan selularnya.

Kata Dia, Selain itu, Juga Melakukan sosialisasi terkait barang kena cukai ilegal dengan pemasangan sticker pada tempat penjualan eceran rokok dan mikol ilegal dan pemasangan banner di ruas jalan utama Kota Batam, pemutaran videotron di beberapa jalan utama Kota Batam.

Dan Aktif melakukan kegiatan intelijen berupa surveillance ke tempat-tempat yang diduga menjadi tempat pemasukan rokok dan mikol ilegal ke dan dari wilayah Batam.

“Aktif berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya di Kota Batam utk membantu dan Melakukan join pengawasan dengan Kantor Pajak utk memetakan perusahaan2 yg hi-risk.
,”jelasnya.

Ia menambahkan, Melakukan patroli laut dan patroli darat baik dengan sistem targetting maupun ronda utk mendeteksi adanya giat penyelundupan di berbagai titik rawan di wilayah Batam.

APRI@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY