Mobil Esemka, Jokowi Ingatkan Masalah Desain dan Harga

34

RASIO.CO, Jakarta – Saat masih menjabat Walikota Solo, Presiden Joko Widodo (Jokowi) cukup gencar mendorong pengembangan mobil Esemka.

Bahkan, dia sempat menggunakan mobil karya anak bangsa ini. Sebelas tahun berlalu, Jokowi kembali mengomentari kelanjutan pengembangan kendaraan ini.

Awalnya mobil Esemka adalah produk hasil rakitan siswa-siswa Sekolah Menengah Kejuruan yang bekerja sama dengan industri.

Dalam perjalanannya sejauh ini, Jokowi mengatakan sekarang mobil Esemka sudah diambil alih industri dan sudah memulai tahapan untuk diproduksi masal.

Pemerintah harus terus mendukung pengembangan industri nasional. Jokowi pun menyatakan masih tetap mendorong mobil Esemka bisa diproduksi masal.

Apalagi saat ini PT Adiperkasa Citra Esemka Hero sebagai pengembang kendaraan ini telah membangun pabrik di Boyolali, Jawa Tengah.

“Kalau Esemka pabriknya selesai dan bisa memproduksi, ya silakan. Memang kewajiban pemerintah untuk terus mendorong agar industri otomotif berkembang,” kata Jokowi saat membuka pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di BSD, Tangerang Selatan, Kamis (8/2).

Beberapa tahun lalu, Jokowi cukup aktif mendorong pengembangan mobil ini. Sekarang dia cenderung hanya mengingatkan agar dalam pengembangan mobil ini perlu mempertimbangkan beberapa hal.

Kompetisi industri otomotif semakin ketat, terutama dalam hal desain hingga harga. Menurutnya, jika harga mobil ini tidak kompetitif, maka akan sulit untuk mendapatkan ceruk pasar.

Dalam hal pengembangan industri otomotif dalam negeri, kata Jokowi, pemerintah tengah mengkaji pemberian insentif, salah satunya di bidang perpajakan. “Ini sudah 8 bulan kami kalkulasi. kami kaji agar segera bisa dikeluarkan regulasinya untuk mendorong industri otomotif,” kata Jokowi.

Saat membuka GIIAS hari ini, Jokowi juga sempat menjajal prototipe Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) milik PT. Kiat Mahesa Wintor Indonesia. Kebetulan, Presiden Komisaris KMWI adalah Sukiyat yang juga salah satu otak di balik munculnya Esemka.

Jokowi berharap kendaraan tersebut dapat menyelesaikan masalah mobilitas di daerah. Salah satunya untuk mendukung kegiatan penggilingan padi dari sisi distribusi. “Ini akan menyelesaikan masalah di daerah,” kata dia.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan izin penggunaan kendaraan ini akan dikeluarkan Kementerian Perhubungan bulan November mendatang. Pada tahap awal, kendaraan ini akan diproduksi sebanyak 3.000 dan setelahnya akan meningkat jadi 15 ribu unit.

“Kecepatan kami batasi dan bisa melalui berbagai tanjakan di pedesaan,” kata Airlangga.

Sumber:katadata.com

Berikan komentar anda