Moralitas yang Baik Pegangan Utama Berantas Korupsi

43

RASIO.CO, Semarang – Dr.Fitroh Rohcahyanto, S.H.,M.H. dari Komisi Pemberantaan Korupsi (KPK_ mengatakan, KPK akan terus menyasar para pelaku korupsi di tanah air mengingat korupsi merusak tatanan kehidupan masyarkat.

” Moralitas merupakan pegangan untuk menghindari korupsi,” kata Fitroh dihadapan para mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.

Sebab, korupsi ini dilakukan oleh orang-orang yang dilihat dari penghasilan yang resmi saja telah lebih dari cukup, tapi masih berkeinginan melakukan korupsi akibat moral kurang baik.

Fitroh mengingatkan korupsi itu menyebabkan kemiskinan di Indonesia karena dana yang sepatutnya digunakan untuk pembangunan tapi masuk ke kantong pribadi atau komunitas tertentu.

Modus korupsi gaya baru adalah dengan cara membagikan uang tersebut ke pihak lain. Pihak lain ini tidak ada hubungan dengan si pelaku, dengan dalih pemberia modal usaha. ” Beragam cara dilakukan oleh koruptor,” kata Alumni Untag 45 Semarang itu.

Fitroh berharap di dunia pendidikan terlepas dari korupsi, sebab dunia pendidikan merupakan tumpuan untuk memajukan umat manusia Indonesia agar terwujud hidup sejahtera dan berkeadilan, dan aman.

Sistem politik berperan dalam meberantas korupsi terutama dalam merekrut kader-kader yang bermoral. Ia menjelaskan, pengertian korupsi adalah prilaku atau perbuatan yang tidak jujur yang didalamnya termasuk bentuk kebusukan, keburukan, kejahatan, penggelapan, serta bentuk tindakan amoralis.

Bentuk-bentuk korupsi versi UU No.31 Tahun 1999 jo UU No.29 Tahun 2001 tentang TPK Korusi mengakibatkan kerugian negara Pasal 2 dan 3,suap menyuap Pasal 5,6,11, 12 a,b,c,d dan 13. Perbuatan curang Paal 7 dan 12, h , serta pemerasan dalam jabatan Pasal 12 c, f dan g, sedangkan
gratifkkasi Pasal 12 B jo 12 C.

Kepala Program Studi Doktor Ilmu Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Prof.Dr. Sarsintorini Putra, S.H.,M.H meminta agar para mahasiswa program doktor dapat mengembangkan ilmu yang diperoleh sesuai dengan pesan tridharma perguruan tinggi yang berguna bagi masyarkat.

Artinya mengajak masyarakat berbuat baik, dan bermoral.” Wajib jadi contoh dan berprilaku yang baik,” kata Prof.Rini.

Lebih lanjut Prof.Rini mengatakan, Untag45 Semarang membuka pendaftaran bagi yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral ilmu Hukum (S3).

APRI@www.rasio.co

Berikan komentar anda