Nizar Sampaikan Usulan Kuota BBM Tahun 2022

0
160
foto/ Bupati Lingga melakukan Kunjungan Kerja ke PT. Pertamina dengan tujuan melakukan kerjasama yang baik kepada Sales Area Manager Retail PT. Pertamina Divre Kepri di Kota Batam. Selasa (5/10).

RASIO.CO, Lingga – Bupati Lingga melakukan Kunjungan Kerja ke PT. Pertamina dengan tujuan melakukan kerjasama yang baik kepada Sales Area Manager Retail PT. Pertamina Divre Kepri di Kota Batam. Selasa (5/10).

Nizar mengatakan, kunker ini adalah langkah untuk meminimalisir permasalahan klasik terkait kelangkaan BBM, dengan harapan sampai akhir tahun kebutuhan BBM di Kabupaten Lingga terpenuhi. ia meminta kepada pihak PT untuk membantu memfollow up kebutuhan Bahan Bakar Minyak di Lingga, ke Badan Pengatur Hilir Migas sensuai data yang telah diberikan.

“Terima kasih kepada PT.Pertamina (Persero) Divre Kepri telah mensuport pengajuan dan upaya alokasi BBM untuk nelayan Kabupaten Lingga, di Tajur Biru dan Penuba (1000 KL/bln),” kata Nizar melalui rilis yang terima media.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Sekretariat Daerah Kabupaten Lingga, Darmawan menyampaikan, permasalahan yang terjadi terkait proses penyediaan dan penyaluran
Jenis BBM Tertentu (JBT) BBM Subsidi, dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) di Wilayah Kabupaten Lingga, oleh Penyalur harus segera teratasi.

Untuk itu, jelas Darmawan, agar kepastian ketersediaan dan penyaluran BBM ke masyarakat tepat jumlah, tepat harga, tepat waktu dan tepat sasaran peruntukannya, terutama BBM JBT BBM Subsidi, pemerintah perlu meningkatkan komunikasi lebih baik, dengan PT. Pertamina Divre Kepri.

“Dukungan secara tertulis dan lisan, kami harap dapat disampaikan ke BPH Migas terkait usulan kuota BBM JBT, Minyak Biosolar dan Minyak Tanah, dan BBM JBKP Premium/Minyak Bensin untuk Tahun 2022, agar sesuai dengan yang diusulkan oleh pemerintah daerah,” terangnya.

Darmawan melanjutkan, adapun besaran usulan BBM JBT dan JBKP tahun 2022 dari Pemerintah Kabupaten Lingga, yakni, BBM JBT Minyak Tanah 7.242 Kilo Lonter (KL) per Tahun, dan BBM JBT Minyak Solar, 16.355 KL per Tahun, untuk BBM JBKP Premium, 12.995 KL per Tahun.

Menurut Darmawan, mayoritas pekerjaan masyarakat Lingga berlatar belakang Nelayan, maka perlu disegerakan untuk dibangun Stasiun Pengisian BBM khusus Nelayan (SPBN). berdasarkan data yang ada, kebutuhan minyak untuk kouta sejumlah, 12.506. 537 Liter per Tahun atau hampir, 13.000 KL per Tahun.

“Pemerintah daerah, sudah merekomendasikan 2 calon penyalur baru untuk membuka SPBN tersebut, yang berlokasi di Desa Tajur Biru, Kecamatan Temiang Pesisir dan Desa Penuba Kecamatan Selayar,” paparnya.

Darmawan juga mengundang SAM Retail PT. Pertamina bersama Tim untuk berkunjung ke Lingga guna melihat langsung kondisi real dari setiap penyalur yang ada di daerah. diharapkan kedatangan pihak PT memberikan penjelasan atau workshop dalam rangka perbaikan tata kelola yang baik pada proses penyediaan dan penyaluran BBM JBT dan JBKP.

Pada pertemuan yang akan dilaksanakan bersama Penyalur dan Tim Pengawasan serta Pengendalian BBM JBT dan JBKP juga stakeholder terkait dalam waktu dekat ini.

“Sinergisitas terkait singkronisasi data hasil penataan dan pengaturan proses penyediaan, dan penyaluran BBM JBT dan JBKP yang sudah dilakukan oleh pemerintah daerah, untuk bahan masukan oleh PT. Pertamina dalam pengaturan jumlah kuota per penyalur yang ada, sehingga pada setiap usulan penyesuaian kuota atau pun usulan kuota baru setiap tahunnya sesuai dengan penetapan kuota di BPH Migas,” ungkapnya.

Sementara pihak SAM Retail PT. Pertamina Divre Kepri, Fahcrizal Imaduddin mengatakan, pihaknya siap memberikan dukungan kepada pemerintah daerah Lingga, khususnya terkait usulan kuota BBM JBT dan JBKP Kabupaten Lingga Tahun 2022 sesuai dengan jumlah kebutuhan.

“Kami akan segera menyusun jadwal bersama untuk kunjungan ke Kabupaten Lingga. kami juga mempunyai banyak program dalam rangka meningkatkan ekonomi daerah di beberapa sektor diantara exnya pertanian, pariwisata dan UMKM, salah satunya percepatan pendirian PERTASHOP di semua wilayah Provinsi Kepulauan Riau, termasuk di Kabupaten Lingga,” tutupnya.

Puspan

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY