Nuryanto Kecewa, Pejabat Pemko Batam Tidak Hadir di Rapat Pembahasan ATB

0
409

RASIO.CO, Batam – Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto kecewa, pasalnya pihak Pemko kota Batam tidak hadir di dalam Rapat koordinasi terkait akan berakhirnya konsensi pengelolaan air antara BP Batam dan PT. ATB.

Dimana rapat tersebut sesuai jadwalnya akan digelar pada hari Rabu (16/9) di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kota Batam, namun para pejabat pemerintah tidak menghadiri rapat tersebut.

“Bismillahirrahman nirrohim rapat saya buka, dan Alhamdulillah rapat saya tutup,” ucap Nuryanto dengan kecewa, di ruang kerjanya, Rabu (16/9).

Nuryanto menegaskan, para pemangku kepentingan serta pihak-pihak yang semestinya bertanggung jawab untuk hadir, saya katakan bahwa para pemimpin kita merupakan pemimpin yang tidak bertanggung jawab.

“Hari ini DPRD Kota Batam menggelar rapat koordinasi dengan Kepala BP Batam, Walikota Batam dan sejumlah pejabat lainnya, namun sebagian besar pejabat eksekutif yang diundang ternyata tidak datang menghadiri rapat,” ucap Nuryanto.

Rapat koordinasi ini akan membahas masalah konsesi pengelolaan air antara BP Batam dan PT. ATB yang akan berakhir pada tanggal 14 November 2020 nanti.

Nuryanto mengaku pihaknya kecewa terhadap para pejabat pemerintah yang tidak menghadiri rapat itu.

Menurutnya, mereka menganggap remeh permasalahan air di Kota Batam.

“Menurut kami DPRD, air sesuatu yang sangat penting, tunggu tanggal main,” tegas Nuryanto.

Kita akan menjadwalkan rapat kembali pada hari Jum’at mendatang, karena DPRD telah menerima pengaduan dari beberapa warga masyarakat terkait dengan kekisruhan antara BP Batam dan PT ATB.

“Kita tidak bisa bicara sepihak. Oleh karena itu, kita dengarkan dulu informasi dari beberapa pihak yang kita undang,” tambah Nuryanto.

Nuryanto menambahkan, masalah antara BP Batam dan PT. ATB berpotensi menjadi makin kacau, tapi disisi lain kami tidak menginginkan warga Batam terkendala mendapatkan air bersih.

“Air itu masalah hidup dan kebutuhan masyarakat Batam, jangan sampai masyarakat kita terganggu,” ungkapnya.

Sejak menjabat di DPRD Batam, dirinya tidak pernah mengetahui poin-poin isi perjanjian konsesi antara BP Batam dan PT ATB, karena selama ini DPRD tidak pernah dilibatkan, tutupnya Nuryanto.

Yuyun@lwww.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY