Pemda Diminta Perhatikan Bangunan Eks Timah Atau Dibongkar

0
113
Ket foto: kondisi luar maupun dalam bangunan yang sangat memperhatinkan yang berada di Implasmen Dabo Singkep.

RASIO.CO, Lingga – Bangunan Eks Perkantoran Unit Penambangan Timah Singkep (UPTS), yang berada di dalam kawasan Implasmen Dabo Singkep, perlu adanya perhatian dari Pemerintah daerah.

apakah bangunan yang hanya tersisa satu buah dengan kondisi yang memperhatinkan tersebut, akan direnovasi kembali atau mungkin dirobohkan.

Hal ini mengingat beberapa bangunan yang ada di Implasmen PT Timah tersebut, diantaranya telah di renovasi oleh Pemerintah daerah Kabupaten Lingga, Kepri. untuk berbagai kegunaan, namun masih ada satu bangunan yang belum dilakukan renovasi maupun di bongkar.

Kondisi dari bangunan tersebut sungguh sangat memperhatinkan, sehingga kawasan Implasmen yang saat ini merupakan salah satu tempat yang oleh masyarakat Dabo Singkep, selalu dikunjungi pada pagi dan sore bersama keluarga atau teman untuk olah raga joging atau hanya bersantai, dengan keberadaan bangunan itu dan kondisi yang memperhatinkan tersebut, dapat merusak keindahan dan pemandangan ketika dilihat.

Warga Dabo Singkep, Abdul Gani Atan Leman yang sering datang di Implasmen tersebut menyampaikan, diharapkan Pemerintah daerah dapat memperhatikan apakah akan dilakukan renovasi terhadap bangunan tersebut, atau mungkin dilakukan pembongkaran, mengingat bangunan tersebut secara keseluruhan matrial nya menggunakan besi, sebaiknya pembongkaran dilakukan melalui lelang.

“Karena bangunan tersebut semua matrialnya besi, hendaknya dalam pembongkarannya dilakukan pelelangan, sehingga menjadi PAD bagi daerah, dan prosesnya melalui persetujuan Bupati dan DPRD Lingga,” kata Abdul Gani AL, yang juga merupakan mantan anggota DPRD Lingga kepada media ini. Rabu (17/2/2021).

Bangunan ini, jelas Gani, disamping merusak pemandangan, jika dilakukan renovasi kembali biaya yang dikeluarkan tentunya sangat besar, namun dengan melakukan pembongkaran atau pelelangan, diperkirakan bisa mencapai Rp2 Milyar, yang tentunya dana itu dapat digunakan oleh Pemerintah daerah nantinya.

“Jika bangunan ini dibongkar, tentunya bangunan- bangunan yang telah di renovasi akan terlihat indah,” terangnya.

Meski ini hanya usulan, lanjut Gani, namun layak untuk dipertimbangkan oleh Pemerintah daerah, karena dari pembicaraan masyarakat terkait bangunan ini selalu terdengar.

“Diharapkan ada pertimbangan dari Pemerintah daerah, terutama Bupati yang dalam hal ini adalah pengambil kebijakan, bagai mana melestarikan lingkungan yang bersih dan indah di pandang,” imbuhnya.

Puspan

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY