Pemko Batam Tutup Tiga Warnet Tak Berizin

0
147
foto/mediacentrebatam

RASIO.CO, Batam – Tim Pemko Batam tutup tiga warnetyang diduga tidak memiliki izin usaha dan hanya memiliki izin domisili. selain itu tiga warnet tersebut juga telah meresahkan masyarakat karena buka sampai dinihari. Selasa(18/09).

Warnet yang ditutup berlokasi di Kompleks Ruko Lotus Marchelia Batam Centre, Ruko Taman Bukit Golf Seipanas, dan Ruko Bengkong Abadi.

“Tiga warnet ini diminta tutup usahanya karena tidak memiliki izin usaha, hanya izin domisili. Dan mereka juga sudah meresahkan warga serta orang tua,” kata Kabid Penegak Perundang-undangan Daerah Satpol PP Batam, Hamida dikutip mediacentre.batam.

Pada penertiban tersebut, sejumlah warnet juga diduga melanggar jam buka tutup usaha. Aturan mengenai jam buka tutup ini sesuai Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 3 Tahun 2015 tentang Usaha Warung Internet.

Ada sejumlah kriteria lengkap yang harus dipenuhi

pengelola warnet dan diatur dalam Perwako pasal 5 ayat (2). Antara lain memblokir situs porno, perjudian, dan atau situs yang tidak sesuai dengan norma agama, sosial, kesusilaan, dan hukum yang berlaku di Indonesia.

Terkait kondisi di dalam warnet, disebutkan bahwa bagi yang menggunakan sekat atau bilik, tingginya tak boleh melebihi 120 sentimeter. Warnet juga diminta menyediakan kamera pengawas (CCTv) yang dapat memantau kegiatan seluruh pengunjung.

Selain itu, dalam Perwako ini juga membatasi jam buka yakni Senin sampai Jumat dan Minggu boleh beroperasi pukul 06.00-21.00 WIB. Sedangkan Sabtu, 06.00-22.00 WIB, atau lebih panjang satu jam.

“Rata-rata warnet yang kita datangi, memiliki izin domisili namun tak memiliki izin usaha

warnet. Bahkan ada yang juga pemilik atau pengelolanya tidak memiliki kartu tanda penduduk,” ujarnya.

Tim terdiri dari Satpol PP, Dinas Pariwisata, Dinas Kominfo, Disperindag, serta TNI dan Polri. Selain menggerebek sejumlah warung internet, tim gabungan juga mendatangi tiga warung yang menjual minuman berakohol di kawasan Pasar Suka Ramai, Bengkong.

Di lokasi, tim menemukan berbagai jenis minuman keras yang memilik kadar alkohol hingga dari 40 persen. Saat diperiksa, rata-rata pemilik tidak memiliki izin.

***

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY