Pertamina Pastikan Stok Elpiji 3 Kilo Cukup, Himbau Warga Beli di Pangkalan Resmi

0
134
foto/ilustrasi

RASIO.CO, Batam – Terkait beredarnya isu langkanya gas elpiji 3 kilo di Kepri Batam khususnya membuat pertamina angkat bicara, bahkan memastikan ketersidaan stok dipangkalan resmi pertamina tersedia mencukupi.

Hal ini diungkapkan, Roby Hervindo, Unit Manager Communication & CSR MOR I Pertamina, bahwa pihaknya beberapa minggu terakhir telah melakukan sidak ke pangkalan-pangkalan yang ada di Batam.

Bahkan, menurut Roby, Rata-rata penyaluran harian gas elpiji 3 kilo bulan November ini meningkat dibanding bulan lalu. Pada Oktober lalu rerata 37 ribu metrik (MT) ton per hari, di November ditambah menjadi 38 ribu MT per hari.

“Kami himbau agar warga tidak mudah terprovokasi isu kelangkaan. Karena isu langka dimanfaatkan pengecer untuk mengerek harga,”

“Belilah elpiji 3 kg di pangkalan Pertamina. Dengan harga sesuai HET dan pasokan tersedia,” Tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Kelangkaan gas elpiji 3 kilo membuat Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau gerah hingga berbuntut menindak tegas tiga pangkalan nakal yang ada di Sagulung dan Batuaji, Batam. Sabtu(16/11).

Bahkan mantan Kepala Badan Penanaman Modal (BPM-PTSP) kota Batam ini memastikan kelangkaan gas elpiji 3 kilo bukan karena kurangnya pasokan dari Pertamina namun karena adanya kecurangan di lapangan.

“Ada permainan yang dilakukan oleh pangkalan. Kami sudah menutup 3 pangkalan yang ada di Sagulung dan Batuaji,” ujar Gustian beberapa waktu lalu.

Penutupan ini dikarenakan para pangkalan ini menjual ke pengecer dan menjual kepada warga yang tak berhak menerimanya.

Gustian juga menegaskan, akan ada sanksi hukum bagi pangkalan yang menjual dari Harga Eceran Tertinggi (HET).

Hingga kini, pihak Disperindag masih terus mengevaluasi agen yang memberi keleluasan kepada pangkalan. Namun, Disperindag akan mengubah susunannya menjadi 5 agen di setiap kecamatan apabila susunan lama sudah tidak memungkinkan lagi.

“Semua tim akan turun kelapangan. Hari ini kami Ke Sekupang dan Batuampar,” katanya.

Gustian menambahkan apabila ada pangkalan yang curang akan dikenakan sanksi. Di antaranya pencabutan izin hingga terhadap jumlah kuotanya.

APRI@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY