Polisi Amankan Puluhan Preman di Batam

0
252

RASIO.CO, Batam – Jajaran Kepolisian Ditreskrimum Polda Kepri Bersama Satreskrim Polresta Barelang amankan puluhan preman di Nagoya dan Jodoh, Batam.

Operasi berhasil menjaring premanisme lebih kurang 24 orang, sedangkan modus premanisme diduga dilakukan pelaku melakukan pungli terhadap warga berupa parkir.

Parahnya, para pelaku premanisme membawa senjata tajam saat diamankan pihak kepolisian.

“Sebanyak 24 orang pelaku premanisme dan Pungli serta 1 orang yang membawa senjata tajam berhasil diamankan,” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S, Sabtu (12/6).

Ia mengatakan, Operasi nerupakan menindaklanjuti Instruksi Bapak Kapolri kepada seluruh Kapolda dan Kapolres Jajaran pada Jumat kemarin 11 Juni 2021.

Dalam instruksinya Bapak Kapolri memerintahkan untuk melakukan penindakan terhadap aksi Premanisme dan tindakan Pungli yang meresahkan masyarakat.

Merespon perintah dari Bapak Kapolri, Kapolda Kepri telah memerintahkan jajaran Direktorat Kriminal Umum dan Polres Jajaran Polda Kepri untuk melakukan penindakan terhadap aksi tersebut,” ungkapnya.

Lanjutnya, Dalam penindakan yang dilakukan oleh Dit Reskrimum Polda Kepri membuahkan hasil, dimana pada Sabtu dini hari jam 00.30 wib.

Tim mendapatkan informasi adanya beberapa oknum yang meminta uang jasa parkir melebihi batas. Lalu tim langsung terjun ke TKP yang berada di Pasar Tos 3000 kecamatan Lubuk Baja Kota Batam.

“Di TKP tersebut tim berhasil mengamankan 4 orang yang melakukan pungutan liar terhadap Parkir yang melebihi batas tarif parkir dan keempat oknum ini tidak memiliki surat tugas sebagai juru parkir,”jelasnya.

Selanjutnya tim bergerak ke wilayah Pasar tradisional sei jodoh, di TKP kedua ini tim berhasil mengamankan 8 orang pemuda yang tanpa dilengkapi Identitas diri dan melakukan pemerasan terhadap pengunjung pasar.

Dan dari pengakuan sementara dari delapan orang ini bahwa telah melakukan pemerasan dan meminta uang kepada masyarakat yang berada di Pasar Sei Jodoh.

Sedangkan, Kemudian tim bergerak ke TKP ketiga yang berada di pasar Samarinda,  Tim kembalimengamankan seorang pemuda berinisial DA, saat itu sedang melakukan keributan dengan masyarakat sekitar membawa senjata tajam.

“Tim berhasil mengamankan 13 orang pelaku dan langsung membawa ke Polda Kepri untuk pemeriksaan lebih lanjut,”paparnya.

Barang Bukti yang berhasil diamankan beberapa lembar uang pecahan Rp. 500,-  1.000,- 2.000,-, 5.000,- dan 10.000,-, uang tunai Rp. 91.000,- dan 1 buah pisau gagang warna merah muda sepanjang 20 cm.

Terhadap 12 orang yang melakukan aksi Premanisme dan pungli akan terus dilakukan pemeriksaan lanjutan sedangkan 1 orang yang membawa senjata tajam nanti akan dilimpahkan ke Polresta Barelang untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Sedangkan 10 pelaku yang diamankan oleh Polresta Barelang akan dikenakan Pasal 7 dan pasal 12 ayat 1 Peraturan Daerah Kota Batam nomor 3 tahun 2018 tentang penyelenggaraan dan Restribusi parkir dengan ancaman kurungan paling lama 3 bulan atau denda Rp.5 juta.

adi@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY