Polisi Bekuk Empat Pelaku Pengedar Narkoba Batam

0
497

RASIO.CO, Batam – Jajaran Kepolisian Ditrenarkoba Polda Kepri bekuk empat pelaku pengedar narkoba di pelabhan beton, Tanjungriau, Sekupang , Batam.Senin(15/06) dinihari.

Keempat pelaku berinisial HD, JS, IH dan D sedangkan barang bukti berhasil diamankan polisi diduga sabu 568,56 gram dibungkus dalam plastik hitam dan barang haram tersebut rencananya akan di bawa tujuan Balikpapan.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S, didampingi Dir Resnarkoba polda Kepri Kombes Pool Muji Supriyadi, mengatakan, penangkapan bermula informasi masyarakat bahwa akan ada transaksi di pelabuhan beton Tanjungriau.

“Kemudian pada hari selasa pada jam 01.00 wib dinihari Inisial HD dan Inisial JS terlihat menuju keujung pelabuhan beton menggunakan mobil,”

:Saat HD dan JS hendak keluar dari Pelabuhan Tim melakukan penghadangan saat itu juga Inisial HD langsung membuang barang bukti keluar mobil,” jelasnya. Selasa(16/06) di Mapolda.

Kemudian, lanjut Harry, Tim langsung melakukan penangkapan dan memerintahkan Inisial HD untuk mengambil barang bukti tersebut yang disaksikan oleh masyarakat setempat.

Dari hasil pengembangan terhadap Inisial HD dan Inisial JS bahwa penerima barang haram tersebut berada di salah satu hotel di Kota Batam,

kemudian tim membawa Inisial HD dan Inisial JS untuk menghubungi Inisial IH (penerima Narkotika jensi sabu) dan saat Inisial IH datang mendekati Inisial JS tim langsung melakukan penangkpan.

Menurut keterangan dari Inisial IH bahwa Narkotika tersebut akan dibawa ke Balikpapan,Kalimantan Timur dengan menggunakan kapal Pelni dan dari hasil Interogasi bahwa Inisial IH tidak sendiri melainkan bersama dengan adiknya Inisial D.

Dan dari hasil pemeriksaan bahwa tersangka IH disuruh oleh kakak kandungnya Inisial JP (DPO) yang berada di Malaysia untuk mengantarkan Barang Bukti Narkotika jenis sabu tersebut ke Balikpapan, Kalimantan Timur.

Barang Bukti yang diamankan 1 Paperbag warna cokelat yang berisikan kantong plastik warna hitam yang didalamnya terdapat 10 Bungkusan kecil berisikan serbuk kristal diduga Sabu sekira berat 568,56 gram, 1 timbangan digital, 1 unit Mobil Toyota Avanza.

Keempat tersangka diancam dengan Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) dan atau pasal 113 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia no.35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun atau paling lama 20 tahun.

APRI@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY