Polisi Bekuk Jaringan Penyeludup Sabu Jalur OPL Batam

0
217

RASIO.CO, Batam – Tim buru sergap Satresnarkoba Polresta Baraleng berhasil bekuk jaringan penyeludup lintas OPL Malaysia-Batam.

Dari hasil pengungkapan pihak kepolisian berhasil mengamankan 3 pelaku dengan barang bukti 38, 6 kilo.

Jajaran kepolisian melakukan pengintaian lebih kurang dua bulan dan menangkap TI, FS alias JF, JA alias RS dan PES alias PT. sekitar Pulau Kasem, Telaga Punggur, Kota Batam.

Saat dilakukan penggeledahan dan ditemukan Narkotika jenis Sabu yang disimpan didalam 1 buah tas koper merk polo villa warna coklat yang berisikan 24 bungkus besar Narkotika jenis Sabu yang dibungkus dengan plastik transparan.

“Selain itu,dan 1 buah tas ransel merk eiger warna hijau yang berisikan 13 bungkus besar Narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik transparan,”

“Setelah dilakukan penimbangan total seluruh barang bukti yang diamankan sebanyak 37 bungkus besar narkotika jenis sabu seberat 38.660,7 gram,” Kata Kabidhumas Polda Kepri. Kombes Pol Erlangga. Selasa(13/08).

Ia mengatakan, Dari tersangka pertama yang berhasil diamankan kemudian dilakukan pengembangan penyelidikan dan berhasil mengamankan 3 tersangka lainnya dengan inisial FS alias JF, JA alias RS dan PES alias PT.

Dan salah satu tersangka PES merupakan warga binaan di Lapas kelas II A Tanjungpinang yang berperan sebagai pengendali dan pengatur strategi dalam meloloskan Narkotika tersebut.

“Modus Operandi yang digunakan oleh tersangka bahwa Narkotika jenis sabu dibawa dengan menggunakan Speed Boat melalui perairan dan diduga barang haram tersebut berasal dari Negara Malaysia,” ujarnya.

Untuk keselurahan barang bukti adalah :

1 buah tas koper merk polo villa yang berisikan 24 bungkus besar Narkotika jenis sabu.

1 buah tas ransel merk eiger yang berisikan 13 (tiga belas) bungkus besar narkotika jenis sabu.

Total keseluruhan sebanyak 37 bungkus besar narkotika jenis sabu seberat : 38.660,7 gram.

2 unit mobil avanza dan ertiga.

1 unit kapal speed boat fiber sebagai alat transportasi untuk mengangkut Narkotika jenis sabu tersebut. dan Uang sejumlah Rp10 juta.

Terhadap kasus ini para tersangka dijerat dengan Pasal 112 ayat (2) jo pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI no. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Dari barang bukti yang diamankan tersebut, Kepolisian telah berhasil menyelamatkan masyarakat terhindar dari Narkotika sebanyak 115.982 s/d 154.642 jiwa dengan asumsi 1 gram digunakan oleh 3 sampai dengan 4 orang pengguna.

Pengungkapan Tindak Pidana Narkotika jenis Sabu tersebut juga dihadiri oleh Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Drs. S. Erlangga, Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki S.I.K., M.H. dan Kasat Narkoba Polresta Barelang.

Putri@www.rasio.co //

LEAVE A REPLY