Polisi Bekuk Komplotan Pencuri Alat Kapal di Batam

0
198
Kelima tersangka Inisial AH, RH, SJ, ER dan NS dan barang bukti Kabel yang sudah terpotong potong dan 1 gulung Tali warna putih yang diduga hasil pencurian.

RASIO.CO, Batam – Kapal Patroli Polisi XXXI – 1009 Ditpolairud Polda Kepri berhasil menangkap komplotan pencurian alat kapal menggunakan speedboad pancung di perairan Bulang, Batam. Rabu(29/07).

Kelima tersangka Inisial AH, RH, SJ, ER dan NS dan barang bukti Kabel yang sudah terpotong potong dan 1 gulung Tali warna putih yang diduga hasil pencurian.

Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol.Herry Goldentmart mengatakan, Awalnya team patroli Polisi XXXI – 1009 Ditpolairud Polda Kepri mendapat informasi dari masyarakat, bahwa komplotan ini sering diduga melakukan kegiatan pencurian alat-alat kapal.

“Tersangka melakukan pencurian alat-alat kapal mengunakan pancung, saat dicegat dan dilakukanemeriksaan ditemukan kabel serta alat-alat kapal dan pancung dalam kondisi kandas,” Kata Harry didampingi Dir Polairud Polda Kepri Kombes Pol Giuseppe Reinhard Gultom.

Kata Dia, Kronologis kejadian pada Kamis tanggal 23 Juli 2020, pada jam 08.30 wib Kapal Patroli Polisi XXXI – 1009 Ditpolairud Polda Kepri sedang melaksanakan Patroli di Perairan Pulau Buluh Batam setelah mendapat Informasi dari masyarakat bahwa sering adanya kegiatan pencurian alat – alat kapal dengan menggunakan Boat Pancung.

Setelah menerima informasi tersebut pada pukul 09.30 wib Kapal Patroli menemukan 1 unit Speed Boat Pancung dalam kondisi kandas dan sedang ditarik oleh dua orang. Setelah dilakukan pemeriksaan diketahui Boat Pancung tersebut bernama Hidayah bermesin tempel merk Yamaha 1 x 15 PK yang bermuatan Kabel yang sudah terpotong potong dan 1 gulung Tali warna putih yang diduga hasil pencurian”. Tutur Kabid Humas Polda Kepri.

“Setelah dilakukan introgasi diketahui bahwa muatan yang berada diatas Boat Pancung Hidayah berasal dari kapal Mas Mulya (Crane Base) yang berada di Perairan Tanjung Uncang Batam, selanjutnya Boat Pancung dan muatan beserta pemiliknya di Ad-Hock ke dermaga Ditpolairud Polda Kepri,”

“Guna pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan diduga Inisial AH selaku pemilik Speed Boat tersebut telah melakukan Tindak Pidana Pencurian”. Jelas Kabid Humas Polda Kepri.

Ia mengatakan, Tidak berhenti sampai disitu, Tim Dit Polairud Polda Kepri terus melakukan pengembangan, dari hasil pengembangan dan penyelidikan diketahui bahwa Inisial AH bekerja sama dengan petugas Satuan Pengamanan yang berjaga di kapal Mas Mulya (Crane Base). Terdapat empat orang tersangka yang melakukan penggelapan berinisial RH, SJ, ER dan NS yang menerima keuntungan dari hilangnya 500 Kg gulungan kabel dan 1 gulung tali warna putih”. Imbuh Kabid Humas Polda Kepri.

Barang bukti yangberhasil diamankan adalah 1 Unit Speed Pancung Hidayah bermesin tempel merk Yamaha 1X15 PK, 500 Kg kabel yang sudah terpotong-potong dan 1 gulung tali warna putih. Atas perbuatan para pelaku dikenakan dengan pasal 363 ayat (1) Jo pasal 55 ayat 91) KUHPidana dan pasal 374 Jo pasal 372 Jo pasal 55 ayat (1) KUHPidana”. Tutup Kabid Humas Polda Kepri.

APRI@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY