Resahkan Masyarakat, Polisi Segel Sembilan Tambang Pasir Ilegal di Nongsa

0
550

RASIO.CO, Batam – Jajaran Subdit 4 Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri melakukan penyegelan di 9 titik tambang pasir ilegal di kawasan Batu Besar, Nongsa, Batam.

Hal tersebut dibenarkan oleh Dirreskrimsus Polda Kepri Kombes Hanny Hidayat, S.Ik., M.H, saat dikonfirmasi, pada Jum’at (7/2).

“Iya, kita sudah lakukan penindakan dan penyegelan dari hari senin (3/2/2020) kemarin, lebih kurang ada 9 titik lokasi yang sudah dipasang garis polisi,” ujar Hanny.

Ini kita lakukan untuk menjalankan perintah Undang-Undang dan menjaga kelestarian lingkungan hidup dan hutan.

“Kami lakukan penindakan terhadap penambang pasir di wilayah Nongsa untuk merespon laporan dari masyarakat dan kepentingan masyarakat Nongsa yang merasa di rugikan alam sekitar Nongsa,” jelas Hanny.

Selain itu, penambangan pasir ilegal tersebut dapat mengakibatkan kelestarian lingkungan hidup disekitar masyarakat Nongsa terganggu.

Disamping menjalankan Perintah Undang-undang, Penertiban Pertambangan merupakan bagian dari atensi dari bapak Presiden,Kapolri dan Kapolda Kepri,” tutupnya.

Sementara Kepala Subdit 4 Direktorat Kriminal Khusus Polda Kepri, AKBP Wiwit Ari Wibisono,menambahkan untuk pemilik masih kita cari dan data sudah ada di tangan untuk klarifikasi selanjutnya.

“Tidak sembarangan kita menentukan seseorang bersalah. Asas praduga tak bersalah harus kita junjung tinggi, kita klarifikasi dulu karena pada saat penindakan pemilik tambang tidak ada ditempat,” jelas Wiwit.

Minimal kita sudah menghentikan kegiatan yang sangat merugikan lingkungan, dan membuat yang lain untuk berpikir panjang seandainya mau melakukan kegiatan tersebut.

Supaya ada efeknya kita akan konsisten turun cek ke lapangan, selain itu kita akan terus melakukan perkembangan perkara step by step, tutupnya.

Yuyun@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY