Rokok Luffman Ilegal Produksi Ekport Beredar di Batam

3260

RASIO.CO, Batam – Diduga pemain nakal kembali mencoba mencari keuntungan terhadap rokok non cukai produksi Batam. dimana rokok merk luffman made in under Authority of Leaden USA beredar marak di Batam.

Parahnya, rokok non cukai diduga diperuntukan bagi eksport serta tampa gambar peringatan bahaya merokok diedarkan terhadap pedagang rokok eceran kecil pinggiran dan belum terlihat ada di glosir , mini market maupun mall di Batam.

Informasi lapangan, peredaran rokok luffman sudah cukup lama , namun hanya diedarkan wilayah pinggiran dan menurut salah seorang perokok Adri, mengatakan, salesman langsung menawarkan ke warung-warung yang ada di Batam.

” Seharusnya beacukai harus mengawasi peredaran rokok luffman tersebut karena dapat berpotensi merugikan negara,” Kata Adri di Btamcentre. Jumat(24/11).

Parahnya, kata Adri, tambahnya, para salesman yang menjual rokok ini sudah terokomodir dengan baik, dimana saat akan dirazia maka serentak hilang barang tersebut dan diduga dimainkan pengusaha nakalnya.

” Harga murah, hanya Rp5 ribu sehingga laku dipasaran,” tutupnya

Sementara itu, terkait beredarnya rokok luffman ini, saat dikonfirmasi terhadap Raden Evi Humas Beacukai Batam melalui sambungan selularnya mengatakan, rokok tersebut tidak boleh berdar di FTZ Batam karena tidak memakai lebel Khusus kawasan Bebas.

” Kami akan segera akan melakukan razia,” ujarnya singkat melalui sambungan selularnya.

Beberapa waktu lalu, Menurut Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea dan Cukai Tipe-B Batam Raden Evy Suhartantyo, operasi ini juga secara serentak dan terpadu dilakukan di seluruh wilayah Indonesia dan khususnya di wilayah pengawasan KPU BC Batam yang dimulai Mayhingga Juni mendatang.

“Operasi Patuh Ampadan-I dilaksanakan untuk mengoptimalkan penerimaan cukai hasil tembakau. Selain itu, operasi ini untuk menurunkan tingkat peredaran rokok ilegal,” ujar Evy

Dengan adanya Operasi Patuh Ampadan-I, para pengusaha barang kena cukai diharapkan semakin patuh dan ikut menghindari peredaran rokok hasil tembakau ilegal. Diharapkan target penerimaan cukai yang dibebankan kepada Bea-Cukai akan tercapai dan masyarakat pun bisa terbebas dari peredaran barang ilegal.

Sementara itu, Kepala Bea Cukai Batam, Nugroho mengatakan, dalam tiga kali operasi Dengan total keseluruhan 1.589.628 Batang tembakau, 978.645 Liter Minuman Mengandung Etil Alkohol MMEA gol B dan C , dengan nilai total keseluruhan oprasi patuh ampadan 1 tersebut sebesar Rp 959.046.000.

Kata Dia, Hasil tangkapan pada oprasi hari pertama (23/05) di daerah Tiban telah diamankan 1.371.120 batang tembakau dengan total nilai keseluruhan Rp.2.252.250 , 920.400 liter (105 botol) Minuman Mengandung Etil Alkohol MMEA golongan B dan C dengan total keseluruhan Rp 2.252.250 dari 4 toko berbeda.

Oprasi hari kedua (30/05) di daerah Bengkong telah diamankan 192.224 Batang tembakau , Minuman Mengandung Etil Alkohol MMEA gol B dan C 58.245 Liter dengan total nilai keseluruhan Rp 86.358.000 dari 3 toko berbeda.

Oprasi hari ketiga (8/06) di daerah Batam Centere telah diamankan 26.284 batang tembakau dengan total nilai keseluruhan Rp 18.768.000 dari 4 toko berbeda.

Terlihat hadir dalam ekspos, Kepala Beacukai Batam Noegroho, Bidang Pelayanan Fasilitas Pabean dan Cukai Efendi , Kabid Kepabeanan dan Cukai Yosep, Kepala Bidang BKLI Revy, kepala Bidang p2 Mujayin , Kepala Bidang Humas Beacukai F Ginting.

APRI@www.rasio.co|

Berikan komentar anda