RSUD Raja Ahmad Tabib Sosialisasi dan Canangkan Zona Tntegritas Wilayah Bebas Korupsi

0
35
Jajaran RSUD Raja Ahmad Tabib menggelar sosialisasi dan pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (F: Dok RSUD Raja Ahmad Tabib)

Rasio.co, Tanjungpinang – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Tabib menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Malayani (WBBM) di lingkungan Rumah Sakit pada Kamis, 15 Agustus 2019.

Acara itu dibuka dengan sambutan dari Direktur RSUD Raja Ahmad Tabib yang diwakilkan oleh dr. Supartini selaku Plt. Wakil Direktur Umum dan Keuangan sekaligus Ketua Tim Zona Integritas.

Dalam sambutan, dr Supartini menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan zona integritas ini ditentukan dari kapasitas tiap pegawai untuk melayani masyarakat sebaik mungkin.

Pada kesempatan itu, turut hadir Ketua Dewan Pengawas H.Raja Ariza, MM. Hadir sebagai narasumebr pada acara itu adalah, Kepala Biro Organisasi dan Korpri Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau Any Lindawaty,SH,MH & Noveandry Hairy,ST.MM selaku Auditor Muda dari Inspektorat Daerah Provinsi Kepulauan Riau.

Proses pembangunan zona integras difokuskan pada penerapan Program Manajemen Perubahan, Penataan Tata Laksana, Penataan Manajemen SDM, Penguatan Pengawasan, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik yang bersifat konkret .

Dalam membangun Zona Integritas menuju wilayah bebas dari korupsi sesuai dengan Permen PAN dan RB No 52 tahun 2014 tentang pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM dilingkungan Instansi Pemerintah. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam rangka penguatan pembangunan Zona Integritas.

Zona Integritas adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Malayani (WBBM) melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Perlu dilakukan reformasi birokrasi agar pelayanan dapat dilakukan secara optimal. Komitmen, perbaikan pelayanan yang ramah masyarakat, monitoring dan evaluasi kegiatan secara terus menerus harus dilakukan dalam upaya peningkatan tata kelola.

Seluruh komponen RSUD Raja Ahmad Tabib diharapkan mampu berkomitmen untuk membantu masyarakat dan membangun integritas kerja yang lebih baik, dimulai dari kemudahan pelayanan, menyediakan fasilitas yang lebih baik dengan semangat hospitality untuk kepuasan publik. Keberhasilan pembangunan zona integritas sangat ditentukan oleh kapsitas dan kualitas integritas masing masing individu yang mempunyai relevansi dalam peningkatan kapasitas dan kualitas integritas dari organisasi dimana individu tersebut berada dan melakukan kegiatan.

Melalui reformasi birokrasi, diharapkan pemerintah sudah beranjak ke tahapan pemerintah yang berbasis kinerja, agar mendorong seluruh komponen RSUD Raja Ahmad Tabib dapat mencapai birokrasi berkinerja tinggi. Acara ditutup dengan penandatangan deklarasi Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Birokrasi Bersih Melayani oleh dr.Supartini yang diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan rumah sakit dan tamu undangan.

*****

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY