Rudi Minta Pedagang Pasar Induk Segera Pindah

206

RASIO.CO, Batam – Walikota Batam Muhammad Rudi meminta 89 pedagang aktif yang berada dalam pasar induk dan 27 pedagang buah segera pindah ketempat kios sementara berada di belakang kios buah Jodoh.

“Kita sudah ke sana, masyarakat sudah kita kumpulkan beberapa orang. Saya minta hari ini mulai pindah. Seminggu ini harus sudah masuk (ke kios sementara) semua. Termasuk pasar buah sudah harus masuk situ,” kata Rudi usai meninjau Pasar Induk, dikutip di MCB. Senin (30/7).

Terhadap pedagang tersebut, Sebelumnya Satpol PP sudah lakukan sosialisasi dan memberikan surat peringatan untuk pindah ke kios sementara. Jumlah kios baru yang siap ditempati pedagang ada sekitar 200-an.

“Tiga bulan pertama gratis. Selanjutnya mereka sewa ke pemilik kios. Saya sudah minta Camat untuk dudukkan betul sama pemiliknya, supaya tidak ribut,” kata Rudi.

Pembagian ruang kios nanti akan dilakukan melalui pengundian nomor. Agar tidak ada yang berebut untuk mendapatkan posisi di depan.

Rudi mengatakan, setelah seluruh pedagang di dalam pasar induk keluar, Pemerintah Kota
Batam akan memulai proses pembongkaran bangunan. Proses dimulai dengan menyelesaikan administrasi penghapusan aset.

“Setelah penghapusan aset baru kita buka. Kita bongkar semua karena bangunannya sudah miring,” ujarnya.

Pembangunan pasar induk baru nantinya akan menggunakan anggaran dari pusat. Pemko
Batam melalui dinas terkait sudah mengirimkan surat ke Kementerian Perdagangan untuk
bantuan pembangunan pasar ini.

“DED (detailed engineering design) tahun ini. Pembongkaran mudah-mudahan bisa tahun ini. Pembangunannya tergantung dari pusat. Tapi surat ke Kementerian Perdagangan sudah masuk,” sebutnya.

Pasar Induk ini rencananya akan dibangun dengan jumlah kios lebih dari 2.000 unit. Kepala
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Zarefriadi mengatakan sejauh ini ada sekitar 1.808 pedagang kaki lima yang terdata. Terdiri dari 1.239 pedagang di Tos 3000 Jodoh, 139 pedagang Pasar Induk, dan 430 pedagang Jodoh Boulevard.

Bya@www.rasio.co

Berikan komentar anda