Rupiah Melemah di Kisaran Rp 14.100

6

RASIO.CO, Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus melemah pada perdagangan pasar valas usai libur panjang Idul Fitri. Pada perdagangan hari ini, rupiah dibuka pada posisi Rp 14.107 per dolar Amerika Serikat (AS).

Posisi ini melemah enam poin atau 0,04% dari perdagangan Rabu (20/6) kemarin di posisi Rp 14.101 per dolar AS. Namun posisi rupiah melemah 1,21% jika dibandingkan penutupan sebelum libur Idul Fitri pada Jumat (8/6) saat rupiah di kisaran Rp 13.932.

Reza Priyambada, Analis Binaartha Sekuritas mengatakan, pergerakan rupiah pada pekan ini masih akan tertekan sentimen perang dagang antara AS dengan Tiongkok. Kondisi tersebut membuat pelaku pasar memilih untuk wait and see.

“Selain itu, tampaknya pasar belum terlalu merespons rencana Bank Indonesia untuk kembali menaikkan tingkat bunga acuannya pada pekan depan,” katanya, Kamis (21/6).

Sebelumnya, Bank Indonesia mengisyaratkan kenaikan suku bunga acuan dan penurunan uang muka Kredit Kepemilikan Rumah (KPR). Kebijakan itu diambil untuk mengantisipasi berlanjutnya kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed.

Kebijakan itu bakal ditetapkan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG), pada 27-28 Juni 2018 mendatang. “Kebijakan lanjutan tersebut bisa berupa kenaikan suku bunga yang disertai dengan relaksasi kebijakan LTV untuk mendorong sektor perumahan,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dikutip dari keterangan pers, Selasa (19/6) lalu.

Sementara itu, won Korea Selatan melemah 0,26%, yen Jepang minus 0,03%, ringgit Malaysia turun 0,06%, dolar Singapura turun 0,02%, dan baht Thailand minus 0,07%. Di kawasan Asia, hanya peso Filipina yang menguat 0,15% dan dolar Hong Kong 0,03%.

Mata uang mayoritas negara maju pun melemah. Rubel Rusia melemah 0,14%, dolar Australia minus 0,04%, franc Swiss minus 0,02%, pondsterling Inggris minus 0,03%, dan euro Eropa turun 0,01%. Hanya dolar Kanada yang menguat 0,04% dari dolar AS.

Sumber:katadata.com

Berikan komentar anda