Sempat Kabur, Mastam di Sidang Akui Kurir Sabu 2 Kilo

0
136

RASIO.CO, Batam – Terdakwa Mastam alias Ikbal yang berusaha kabur diruang tahanan Pengadilan PN Batam dalam sidang perdananya, namun, mengakui jadi perantara dalam penjualan sabu seberat Bruto 2.055 gram. Senin(07/01).

Ironinsya, dalam sidang perdananya terdakwa Mastam bersama tiga rekan terdakwanya Siswoyo, Siawoyo dam Muhammad Iqram diperiksa secara serentak walaupun dalam berkas terpisah dan seluruhnya merupakan rangkaian kuris.

Seluruh terdakwa dijerat Dakwaan Primer pasal Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta Subsidair Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dari kedua dakwaan JPU tersebut tak satupun meringankan terdakwa bahkan terancam hukuman mati. sedangkan pemilik barang Suwarno berhasil melarikan diri saat ditangkap BNNP Kepri dan ditetapkan Daftar Pencarian Orang(DPO).

“Benar yang mulia sesuai yang diterangkan saksi penyidik BNNP, kami melakukannya,” Ujar salah seorang terdakwa Mastam terhadap Majelis Hakim Ketua Taufik didampingi dua hakim anggota.

Sidang dilanjutkan pekan depan dengan agenda mendegarkan Tuntutan JPU dan dalam kasus usaha melarikan diri Mastam, orang tua mastam berkomentar berbeda, bahkan anaknya bukanlah melarikan diri, namun ketika keluar dari mobil tahanan menuju ruang sel PN batam melihat istrinya menangis.

“Anak saya melihat istrinya menagis lalu meloncat pagar yang ada di sel dan merangkul istrinya erat-erat setelah itu ditangkap kembali dan dimasukkan dalam sel,”ujarnya.

APRI@www.rasio.co

LEAVE A REPLY