Sempat Menuai Prokontra, Ini Penjelasan Management Alfamart

0
386
foto/yuyun

RASIO.CO, Batam – Management perizinan Alfamart Kepri, Dedi Panca Putra pastikan pendirian gerai Alfamart di Kavling Senjulung RT 03 RW 11 Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa telah mematuhi perizinan dan perundangan yang berlaku.

Hal ini disampaikan oleh Management perizinan Alfamart Kepri, Dedi Panca Putra saat di konfirmasi awak media Rasio.co, di Batam Centre, pada hari Jum’at (18/9).

Management perizinan Alfamart Kepri, Dedi Panca Putra menegaskan, bahwa untuk Alfamart yang di Senjulung merupakan relokasi Alfamart yang berasal dari Sungai Panas. Setelah Camat dan Lurah Sei panas mengetahui bahwa kami ingin relokasi ke Kavling Senjulung, barulah kita meminta izin ke Lurah dan Camat yang ada di Kavling Senjulung.

“Disitu kita sudah mengurus izin sepadan yakni dari RT, RW, Lurah dan Camat Kavling Senjulung sudah mengetahui. Kita pastikan lokasi aman maka nya kita berani buka dan beroperasi,” jelas Dedi.

Ia menjelaskan, Alfamart di Kavling Senjulung adalah sebagai pengganti Alfamart di Sei Panas dan tetap di dalam koridor 167 gerai yang kita laporkan ke BPM-PTSP dan DPRD Kota Batam pada saat RDP kemarin, semua real ada datanya.

Lanjutnya, kalau dilihat dari aspek lingkungan tidak ada yang kita langgar, semua warga menyetujui berdirinya Alfamart di Kavling Senjulung dan kita memiliki bukti persetujuan warga.

“Sejauh ini penolakan dari warga tidak ada, dan Alhamdulillah respon warga baik dan mendukung, bahkan warga juga bertanya kapan dibuka nya pak, warga juga minta disiapkan mesin ATM di gerai tersebut karena menurut warga lokasi ATM disana lumayan agak jauh,” ungkap Dedi.

Kita juga sudah melakukan pendekatan ke warga, beberapa hari yang lalu kita ada bagi-bagi sembako untuk warga sekitar serta bagi-bagi sepatu sekolah.

Tidak hanya itu, Alfamart sebagai Perusahaan Tbk dimana pun berada tetap ada kontribusi terhadap Pemerintah Daerah baik pajak dan penyerapan tenaga kerja.

“Dalam hal tenaga kerja kita sudah menerima beberapa anak dari warga sekitar untuk bekerja di Alfamart bahkan saat ini sudah ada yang training dengan gaji UMK,” ucapnya.

Dedi menambahkan, jangan kita beranggapan mematikan pedagang kecil, karena dari segi harga Alfamart harganya mahal diatas rata-rata.

Dedi menambahkan, jangan kita beranggapan mematikan pedagang kecil, karena dari segi harga Alfamart harganya mahal diatas rata-rata.

“Disini yang kita jual adalah pelayanan, karena ruangan kita ber AC, ada yang melayani, Expired barang ada yang mengecek, jadi kalau untuk mematikan pedagang kecil kayaknya jauhlah,” tegas Dedi.

Alfamart sebagai Perusahaan Tbk dimana pun beroperasional tetap mengikuti aturan pemerintah masing-masing dimana beroperasi, dengan harapan tetap dapat berkontribusi terhadap Pemerintah Daerah baik dalam hal pajak maupun tenaga kerja, tutup Dedi.

Yuyun@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY