Suhu Badan Tinggi, KM Kelud Tolak Penumpang Asal Tanjungpinang

0
64

RASIO.CO,Bintan – Saat dicek suhu badan tinggi, seorang penumpang warga Tanjungpinang, Rabu (25/3) Sore, tidak diizinkan untuk masuk dan naik ke Kapal Motor (KM) Kelud di Pelabuhan Sri Bayintan, Kijang, Kecamatan Bintan Timur.

163 dari penumpang itu, 1 penumpang ditolak karena diduga penumpang tersebut diduga mengalami gejala seperti Virus Corona (Covid-19), saat dicek suhu tubuhnya diatas 38 derajat Celcius, sehingga petugas KKP Kijang terpaksa menolak ikut naik kapal, Kamis (26/3).

Penumpang yang batal tersebut adalah warga Kota Tanjungpinang yang bekerja di salah satu perusahaan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang.

Kepala Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kijang, Aan Anwar membenarkan adanya seorang penumpang di Pelabuhan Sri Bayintan yang gagal berangkat menuju Tanjung Periok Jakarta.

Dia gagal berangkat akibat ditolak masuk ke KM Kelud lantaran suhu badannya terlalu tinggi.

“Yang berangkat ada 163 orang, tapi 1 penumpang yang ditolak naik ke KM Kelud  Dia adalah penumpang tujuan Tanjung Priok Jakarta, kata Aan.

Kata dia, semalam Rabu (25/3) yang bersangkutan hendak berangkat ke Tanjung Priok dengan menumpangi KM Kelud di Pelabuhan Sri Bayintan. Namun setelah diperiksa oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kijang, suhu badan bersangkutan tinggi. 

Lanjutnya lagi, meskipun tidak menunjukan gejala batuk, pilek ataupun demam saat itu bersangkutan tetap ditolak masuk ke kapal penumpang dan barang milik PT Pelni itu.

“Sesuai SOP, jika suhu badan penumpang melebihi yang ditentukan maka dilarang berangkat dan harus ditangani oleh medis. Karena dikawatirkan mengidap Covid-19 dan membahayakan 465 penumpang lainnya,” jelasnya.

(biro bintan jhon)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY