Tim Gabungan Beacukai Operasi Bersama di Perairan Kepri

0
72
foto/beacukai.go.id

RASIO.CO,Batam – Tim Gabungan Beacukai bersama Dit. Polairud Polda Kepri, serta KPLP Tanjung Uban melaksanakan Operasi Gabungan pemberantasan NPP (narkotika, psikotropika, dan prekursor) di perairan Kepri. Rabu(09/06).

Dilansir beacukai.go.id,Tim Gabungan melaksanakan Apel Sinergi Operasi Patroli Laut Kepulauan Riau, Apel Bersama Bertempat di Dermaga PSO Bea dan Cukai Batam, pelaksanaan apel tersebut sekaligus sebagai pembukaan dan pelepasan para awak kapal yang akan melaksanakan patroli.

Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Susila Brata, dalam amanatnya menyampaikan, “Kegiatan ini merupakan kesempatan bagi kita para aparat penegak hukum menjaga sinergi antara aparat penegak hukum untuk melakukan kewenangan sesuai Undang-Undang yang berlaku.”, ujarnya.

Kondisi geografis perairan Kepri yang terdiri dari berbagai pulau menjadi tantangan tersendiri untuk dilakukan pengawasan sepenuhnya. Hal inilah yang melatarbelakangi diadakannya operasi patroli laut antara Bea Cukai, Dit. Polairud, dan KPLP.

Operasi patroli bersama ini juga merupakan kegiatan berskala nasional yang dilaksanakan oleh jajaran Bea Cukai, Polairud, dan KPLP di seluruh Indonesia.

Berdasarkan data yang diperoleh, upaya penyelundupan di perairan Kepulauan Riau semakin marak. Baby lobster (BL) menjadi komoditi yang sering sekali diselundupkan menggunakan High Speed Craft (HSC).

Seperti baru-baru ini Bea Cukai Batam bersama Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Batam berhasil menggagalkan penyelundupan benih lobster dengan modus disimpan di dalam galon dan dikemas menggunakan keranjang bambu.

Setelah dilakukan penghitungan, total benih lobster jenis pasir 12.929 ekor, sedangkan jumlah total benih lobster jenis mutiara : 97 ekor.

Benih lobster yang diperkirakan senilai Rp1,3 Miliar tersebut diamankan petugas Bea Cukai Batam bersama Karantina Perikanan saat melakukan pengawasan barang kargo dari pesawat rute Surabaya ke Batam di terminal Kargo Bandara Hang Nadim Batam.

Redaksi@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY