Tingkatkan Sumber Daya Manusia Berbasiskan Iman dan Ilmu

0
309
Gubernur Kepri beraudiensi dengan Ketua Persatuan Umat Buddha Indonesia Kepri Hengky Suryawan beserta jajarannya di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis (17/2).

RASIO.CO,Tanjungpinang – Gubernur Kepri beraudiensi dengan Ketua Persatuan Umat Buddha Indonesia Kepri Hengky Suryawan beserta jajarannya di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis (17/2).

Pada kesempatan tersebut Ansar  mengungkapkan komitmennya dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia yang berkwalitas, sehat, dan berdayasaing dengan berbasiskan iman dan taqwa, serta terus memberi perhatian khusus pada dunia pendidikan, tak terkecuali pendidikan agama.

Untuk diketahui, Permabudhi Kepri melingkupi 10 Majelis Pengajaran yang tersebar di 7 Kabupaten / Kota Se Provinsi Kepri. Dalam audiensi tersebut, Ansar juga menyampaikan bahwa nilai-nilai keagamaan perlu ditanamkan kepada anak-anak sejak usia dini, termasuk usia sekolah.

“Masa depan Kepri ada di tangan anak-anak yang sedang mengenyam pendidikan saat ini. Untuk itu perlu diberikan pendidikan agama yang baik hingga menjadi dasar untuk bersikap kelak,” ujarnya.

Untuk itu Ansar berkata, akan selalu memperhatikan kecukupan jumlah tenaga pengajar atau guru agama, termasuk guru agama Buddha. Kedepan Ansar akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Agama agar dapat diusulkan formasi guru agama pada penerimaan ASN mendatang.

“Namun sebelumnya kita harus melakukan rasionalisasi terlebih dahulu terhadap jumlah kebutuhan guru agama termasuk pendidikan agama Buddha. Selanjutnya kita akan segera mempelajari regulasi terkait mekanisme perekrutannya bersama Sekda,” ungkap Ansar.

Pada kesempatan itu Ansar tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Permabudhi Kepri yang selama Pandemi telah berperan aktif bersama Pemerintah untuk menanggulangi Covid19.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kami ucapkan kepada perkumpulan Permabudhi yang selama ini fasilitasnya digunakan untuk sentra vaksinasi di Kepri,” tutup Ansar.

Sebelumya Ketua Permabudhi Kepri Hengky Suryawan kepada Gubernur menyampaikan perihal permohonan penambahan tenaga pengajar atau guru agama buddha. Karena saat ini banyak tenaga pengajar agama buddha yang sebentar lagi akan memasuki usia pensiun.

“Kita kekurangan tenaga pengajar agama buddha baik untuk SD, SMP, sampai SMA. Kita juga memohon kebijakan pemprov untuk memfasilitasi terkait penambahan di SD dan SMP karena Kabupaten dan Kota yang memiliki kewenangan untuk itu,” kata Hengky.

Turut mendampingi Gubernur Pj. Sekdaprov Eko Sumbaryadi, Kaban Kesbangpol Lamidi, dan Kepala Diskominfo Hasan.

Redaksi@www.rasio.co//

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini