TNI Dalami Informasi Taruna Akmil Enzo Zenz Terpapar HTI

0
353

RASIO.CO, Jakarta – TNI sedang mendalami informasi yang menyebutkan Enzo Zenz Allie terindikasi simpatisan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Enzo baru saja dinyatakan lulus dalam seleksi Taruna Akademi Militer (Akmil).

“Saya terima informasi yang sama dari kawan media. Sedang didalami, dibuktikan dulu dia terpapar atau tidak,” kata Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Sisriadi, dikutip dari Tempo.co, Kamis (8/8/19).

Nama Enzo terkenal setelah video viral dirinya mengikut pantukhir yang dilakukan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Pantukhir ini adalah ujian terakhir sebelum seseorang masuk Akmil TNI.

Dalam video itu seorang pemuda bertampang bule tampak mahir berbahasa Prancis. Hadi Tjahjanto bertanya dalam bahasa Prancis kepada pemuda keturunan Prancis tersebut.

Sisriadi menegaskan, TNI sudah sangat selektif dalam menyaring orang-orang yang ingin masuk Akademi Militer. TNI memiliki sistem seleksi mental ideologi.

Mulai dari tes tertulis, wawancara, hingga penelusuran media sosial milik calon taruna Akmil. Selain itu, selama masa pendidikan tiga bulan pun seluruh taruna, kata Sisriadi, akan menjalani pelatihan yang dapat membuatnya bersih dari berbagai pola pikir.

“TNI punya sistem untuk menyaring, namanya sistem seleksi dan klasifikasi. Jadi alat saringnya itu ketat sekali,” kata Sisriadi. Dari situ kemudian TNI bisa membaca jika ada potensi ekstrem yang tertanam dalam individu calon taruna.

Tanggapan Menteri Pertahanan

Sementara itu, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu merespon keras ketika mendengar adanya taruna Akmil TNI Enzo Zenz Allie yang diduga simpatisan HTI.

Menurut Ryamizard, latar belakang Enzo Zenz Allie adalah keturunan Prancis. Ayahnya Jean Paul Francois asal Prancis dan Siti Hajah Tilaria asal Sumetera Utara.

Menhan menegaskan, prajurit TNI harus taat pada UUD 45 dan Pancasila sebagai ideologi bangsa.

“Enggak ada urusan! Saya cari-cari dari Sabang sampai Merauke, mau cari itu di depan mata saya. Copot saja!” ujar Ryamizard di Istana Kepresidenan Jakarta.

Ryamizard mengatakan, tak akan memberikan toleransi kepada siapapun prajurit TNI jika benar sebagai simpatisan HTI.

“Kalau benar, saya suruh (Mabes TNI) berhentiin.”

Informasi soal sosok Enzo Zenz Allie beredar lewat akun Facebook seseorang bernama Salman Faris. Ia mencari tahu sosok Enzo lewat akun media sosial taruna Akmil itu.

“Penasaran dengan sosok Enzo Allie. Remaja blasteran Indonesia-Prancis yang viral karena lolos jadi anggota TNI. Iseng nyari akun FB-nya, wah ngeri-ngeri sedap juga rupanya. Anak ini bersama ibunya yang bernama Hadiati Basjuni Allie terindikasi kuat sebagai simpatisan HTI. Pendukung khilafah dan anti pemerintah. Kalau ayahnya sendiri yang berkebangsaan Perancis, menurut informasi telah wafat. Bukan apa-apa, sekedar kewaspadaan saja. Jangan sampai TNI memelihara anak ular,” demikian tulisan unggahan Salman.

Namun dari link yang diberikan oleh Salman, akun Enzo tersebut saat ini sudah tak bisa lagi diakses. Demikian juga dengan akun ibu Enzo.

*****

Sumber : Tempo.co

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY