Tuntutan Belum Siap, Sidang Zulkarnaen Kembali Ditunda

0
132
foto/rasio.co

RASIO.CO, Batam – Majelis hakim Pengadilan Negeri(PN) Batam kembali menunda sidang kasus lingkungan hidup terdakwa Zulkarnaen Fabanyo karena belum siapnya tuntutan jaksa.

Majelis Hakim Ketua Benny Arisandy , S.H.,M.H. didampingi dua hakim anggota yang hanya hitungan menit mengetok palu bertanda sidang dibuka dan kembali mengetuk palu bahwa sidang ditunda pekan depan karena tuntutan JPU belum siap.

“Tuntutan belum siap yang mulia, kami minta ditunda yang mulai,” kata JPU penganti Mega yang digelar sidang secara virtual. Selasa(02/03).

Terdakwa Zulkarnain Fabanyo mengakui dipersidangan bahwa perusahaannya PT. JAP Tak Miliki Izin Pengelolaan limbah B3 dalam pengerjaan kegiatan tank cleaning di sekitar perairan Galang Batam.

Hal ini diakui terdakwa dipersidanganPN Batam yang digelar secara virtual.Selasa(19/01) dipimpin majelis hakim ketua David P Sitorus, S.H, M.H didampingi dua hakim anggota dengan JPU penganti Mega Tri Astuti.

Terdakwa Zulkarnain merupakan perkara kasus tangkapan Ditpolairud Polda Kepri, sedangkan agenda sidang keterangan saksi dan pemeriksaan terdakwa. dimana terdakwa Zulkarnain dijerat Pasal 102 Jo Pasal 59 ayat (4) Jo Pasal 116 ayat (1) huruf b Undang-Undang RI No. 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

“Awalnya informasi masyarakat, dimana ada kegiatan Tank Clening Kapal MT.Tigerwolf disekitar perairan galang,”

“Dilakukan penyidikan diduga limbah B3 berjalan dua tahun dan tidak memiliki izin perusahaannya dan total berat limbah 1.425 kilogram,”kata saksi Sandi Pratama Putra.

Sementara itu. Terdakwa Zulkarnain sendiri ketika diperiksa majalis hakim ketua mengakui bahwa perusahaannya tidak memiliki izin.

“Benar yang mulia perusahaan tidak ada penggolaan limbah,” ujarnya singkat.

Diketahui, Sekira bulan May 2020 diatas kapal MT.Tigerwolf diperairan Galang, Batam melakukan pengelolaan limbah B3 tanpa izin.dan atas laporan masyarakat anggota Subditgakkum Ditpolairud Polda Kepri dan Dinas Lingkungan hidup dan Kehutanan Provinsi Kepri melaksanakan patroli rutin dengan menggunakan Kapal Patroli Polisi XXXI-1010.

Ditemukan perairan Galang Batam pada posisi koordinat melihat 1unit kapal MT. Tiger Wolf sedang labuh jangkar dan langsung melakukan pemeriksaan dan ditemukan beberapa karung karung kecil yang berisi Sludge hasil tank cleaning.

Selama pekerjaan tank cleaning tersebut tidak ada Petugas Syahbandar yang mengawasi selanjutnya terhadap limbah B3 dan alat- alat yang digunakan berupa 13 buah sekop, kain majun, baby bag, jumbo bag, 2 (dua) buah blower electrik dan lampu penerangan beserta sapu, secrap, masker warna putih dan lampu senter dibawa Kantor Ditpolairud Polda Kepri untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Adi@www.rasioi.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY