Uba Minta Aparat Kepolisian Proses Secara Hukum Pelaku pengeroyokan

0
979

RASIO.CO, Batam – Usai menjenguk sopir carry yang nyaris tewas dikeroyok oleh sejumlah pria berbadan tegap di depan SP Plaza, Anggota DPRD Kepri, Uba Ingan Sigalingging meminta pihak kepolisian dan Aparat untuk di proses secara hukum.

Anggota DPRD Kepri, Uba Ingan Sigalingging menjelaskan, Saya sebagai Anggota DPRD Provinsi Kepri dari Komisi I mendapat informasi terkait adanya pemukulan terhadap salah satu warga yang bernama Bangun Simatupang (23).

“Mendengar informasi tersebut hari ini saya hadir datang dan menjenguk korban di RSUD Embung Fatimah, melihat kondisinya menurut saya sangat parah, tadi juga sampai menggunakan oksigen untuk bantuan pernapasan,” ucap Uba, Kamis (22/10).

“Saya kira ini satu tindakan biadab. Siapa pun yang melakukan ini harus diproses hukum tanpa terkecuali,” tegas Uba.

Uba menambahkan, tidak boleh ada sekelompok orang apalagi mereka yang diduga berasal dari Aparat Militer melakukan hal ini. Tentu ini menjadi sebuah tontonan ataupun contoh tentang kebrutalan yang sangat bertentangan dengan norma-norma hukum dan sosial di Republik ini.

Kalau memang pada prinsipnya saudara Bangun ada kesalahan yang melanggar hukum ataupun tindakan-tindakan yang dianggap melanggar hukum, maka itu harus diproses secara hukum, bukan dibantai ataupun dihajar dan dipukuli seperti ini.

Untuk itu, kami meminta kepada pihak terkait, jika memang ini dilakukan oleh Aparat Militer, maka Komandan-komandan Militer yang terkait dengan pemukulan ini harus melakukan tindakan hukum terhadap Anggotanya.

“Jika memang ini dilakukan salah satu aparat, kami minta secara tegas kepada Pimpinan tersebut untuk melakukan langkah-langkah tindakan hukum, jangan dibiarkan dan harus diproses sehingga ada rasa nyaman dan masyarakat tidak takut karena dampak dari perbuatan ini jika dibiarkan akan menimbulkan ancaman dan teror terhadap masyarakat,” tambah Uba.

Dan untuk pihak Kepolisan khususnya, harus melakukan penyelidikan untuk bisa membuktikan. Negara tidak boleh kalah dengan sikap arogansi, tentu harus ada pembuktian sehingga tidak menimbulkan rumor dugaan atau spekulasi di tengah masyarakat.

Tentu tanggung jawab pihak Kepolisian membuka siapa pelakunya secara terang terangan, itu yang kami harapkan, tutup Uba.

Yuyun@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY