Unjuk Rasa Taxi Batam, Rudi: Kembalikan Wewenang Terhadap Gubernur

0
437

RASIO.CO, Batam – Unjuk rasa ratusan sopir taksi pangkalan yang tergabung dari berbagai forum taksi yang ada di Batam kembali mendatangi kantor Wali Kota Batam. Mereka meminta Pemko menyetop taksi berbasis aplilasi online.

Menyikapi hal ini, Walikota Batam Rudi SE didampingi Wakilwalikota Amsakar Ahmad dan Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengky menemui para sopir taxi membacakan kesepakatan lalu mengembalikan kewenagan penyelenggaraan angkutan orang berbasis aplikasi terhadap Gubernur Kepri.

“Sesuai Peraturan Menteri No 26 Tahun 2017 pasal 22 huruf ( j) dan pasal 65 yang mengatakan bahwa kewenangan angkutan orang berbasis aplikasi online berada dalam kewenangan Gubernur,” Kata Wakil Walikota Batam, Amsakar Ahmad di kerumunan sopir taxi. Rabu(02/08/2017).

Lanjut Dia, Maka bersama surat ini, kata dia, dimohon kiranya Bapak Gubernur Kepri dapat menyurati Kementerian Peehubungan RI, agar berkoordinasi dengan dengan Kementerian Kominfo untuk menutup aplikasi angkutan online Kota Batam.

Sementara itu, Kadishub Batam Kadishub Pemko Batam Yusfa Hendri ketika aksi demo ratusan sopir taksi pangkalan di depan Kantor Pemko Batam.

Ia mengatakan, tim terpadu yang terdiri dari pihak Dishub Batam dan kepolisian akan tetap melakukan razia. “Seperti yang kemaren, kita akan pancing dengan modus orderan palsu,” ujarnya.

Yusfa mengungkapkan, setelah ditangkap driver akan ditilang baik tilang dari dishub maupun kepolisian. “Kita tetap menegakkan aturan, bagi yang melanggar kita tilang,” ujarnya kepada wartawan.

Sedangkan perwakilan pengunjuk rasa mengatakan, bahwa adanya tim yang dibuat untuk melarang taxi online beroperasi di Kota Batam, seperti di sekitaran Pelabuhan Batam Center, Mega Mall, Bandara dan di tempat lainya.

“Kami buat tim yang terdiri dari Forum Taxi Batam, Kepolisian dan Dishub Kota Batam, untuk mengkandangkan taxi online bila bekerja. Bila ada yang beroperasi ,”kata perwakilan supir taxi saat bersama Walikota Batam, Wakil Walikota Batam dan Kapolresta Barelang.

Aksi unjuk rasa ratusan pengemudi taxi panggkalan di depan kantor Pemko Batam yang dimulai pagi hari sampai siang hari akhirnya membubarkan diri secara teratur setelah mendapat penjelasan.

PUTRA@www.rasio.co

 

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY