UNRIKA Melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat di Pulau Mecan

0
224

Untuk mengaplikasikan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi,  adalah dengan melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Riau Kepulauan (Unrika) melaksanakan pengebadian ke masyarakat-Kota Batam dengan kegiatan pelatihan kepada masyarakat di Pulau Mecan,Kecamatan Belakangpadang.

Kegiatan ini merupakan program hibah dari Kementrian Riset,Teknologi,dan Pendidikan Tinggi  tahun 2019, kepada tim dari Unrika untuk Program Kemitraan Masyarakat (PKM).

PKM ini dilaksanakan dengan mengusung tema “Budidaya dan pengelolaan sayuran di Pulau Mecan Kota Batam”.

Kegiatan ini dilakukan dalam 3 tahap, yaitu cara menanam sayuran dengan teknik hidropronik berbasis barang bekas, pembuatan  Pupuk Organik Cair ,dan pengemasan produk.

Hal ini, seperti yang diungkapkan oleh Dr.Suryo Hartanto, “Alhamdulillah,tahun ini Unrika mendapat bantuan hibah dari Kemenristekdikti untuk pelaksanaan PKM di masyarakat Pulau Mecan.

PKM yang dilaksanakan ini mengajarkan dan melatih  masyarakat untuk membudidayakan berbagai macam sayuran dengan teknik hidroponik dengan mengelola hasilnya secara mandiri.”

Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mengatasi permasalahan kebutuhan sehari-hari khususnya sayuran,karena di daerah hinterland Kota Batam sangat jarang masyarakatnya bercocok tanam,mayoritas masyarakatnya bekerja sebagai nelayan. Program ini diharapkan mampu memberikan pemahaman dan menjadi alternatif pekerjaan bagi masyarakat.

Tim dari program ini adalah Dr.Suryo Hartanto, M.Pd T (ketua), Fenny Agustina, M.Pd (anggota), Yustinus Farid S, MPA (anggota) serta beberapa mahasiswa untuk pelaksana lapangan.

Pelaksanaan kegiatan, mulai dari persiapan sampai pelaksanaan, sekitar 6 bulan yaitu bulan April-September 2019.

“Tim pelaksana PKM ini dari berbagai multidisiplin ilmu,saya dari Prodi Matematika, bu Fenny dari Prodi Biologi, dan pak Farid dari Prodi Ilmu Pemerintahan. Hal ini dikarena ketika berhadapan dengan masyarakat kita harus melakukan pendekatan secara sosial dan itu ilmunya pak Farid, sedangkan untuk mengetahui kandungan bahan-bahan kimia butuh orang biologi dan itu bidang bu Fenny.”tutur Suryo.

Setiap tahunnya Kemenristekdikti telah mengucurkan anggaran untuk dosen yang ingin melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,akan tetapi ada prosedur yang harus dilewati. 

PUTRi@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY