Wakilketua KPPU: Siang Malam Berantas Kartel

16

RASIO.CO – Wakilketua KPPU R Kurnia Sya’ranie, S.H,.M.H meluangkan waktunya siang malam berantas kartel bahkan banyak pihak heran kenapa KPPU sering melakukan sidak, padahal lembaga ini kan bukan lembaga pengawas harga. strategi ini dilakukan KPPU sebenarnya adalah Early Warning untuk kartelis-kartelis yang ada diluar sana.

“agar mereka tahu bahwa ada KPPU yang siap-siap bergerak jika mereka berani macam melakukan monopoli,” Kata Kurnia Sya’ranie, S.H,.M.H saat beri kuliah umum di Unrika. Jumat(10/03/2017) Malam.

Kata Dia, dari pengalaman mengabdi di KPPU selama ini, jumlah laporan yang masuk itu berbanding lurus dengan situasi di KPPU itu sendiri. yang saya maksut begini, ketika menangani kasus-kasus seperti kartel mendapat perhatian media dan masyaraka, maka jumlah aduan yang masuk kebagian pelaporan itu juga semakin meningkat.

Menangani kasus kartel atau melakukan sidak disuatu tempat, itu persoalan bagaimana kita menangani komiditas pangan yang selama ini tidak diperhatiksn dengan baik oleh pemerintah, padahal persoalan pangan itu menyangkut mayoritas kehidupan masyarakatkita, nah persolannya ketika kita usik mereka(red-pelaku usaha pangan),ini justru kita juga mengusik para pengusaha.

Pasalnya, imbuhnya, mereka punya kekuasaan , memiliki segudang pendukung yang siap menyerang balik KPPU ini. mereka punya uang, mereka punya kuasa, untuk menyerang KPPU itu perkara mudah . tentunya mereka bermain cantik. ada dulu menggugat lewat MK, ada yang mengirim aduan keistana, banyak sekali cara mereka lakukan,” ujarnya.

Ia mengatakan, kejadian demi kejadian yang dialami tahun 2016 ada banyak hikmahnya pertama, untuk bekerja menegakkan hukum persaingan harus mulai hati-hati. KPPU ini saya rasa lembaga super body, kadang koordinasi dan komunikasi kita dengan pihak lain menjadi berkurang, karena merasa lebih tinggi ketimbang yang lain.

“Belajar dari beberapa pihak yang masih saja melakukan teror, jadi cambuk bagi kita supaya terus berbenah memperbaiki lembaga ini,” tutupnya.

Apri @www.rasio.co |

Berikan komentar anda