Walikota Serahkan Secara Simbolis Bantuan Kuota Internet Gratis

0
219

RASIO.CO, Batam – Bantuan kuota internet gratis dari Kemdikbud bagi pelajar SD dan SMP se-Kota Batam secara simbolis diserahkan oleh Walikota Batam Muhammad Rudi, di Aula lantai IV Pemko, Batam, pada hari Kamis (17/9).

“Total 68 ribu kartu perdana yang dibagikan, yakni dari kartu perdana Indosat sebanyak 28 ribu kartu sedangkan XL dan Axis sebanyak 40 ribu kartu. Untuk satu kartu paska registrasi mendapat 30 GB,” ucap Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam Hendri Arulan dalam laporannya.

Sementara itu, jumlah siswa SD dan SMP di Kota Batam mencapai 191.331 siswa. Untuk itu pihaknya membuka diri jika masih ada bantuan lanjutan.

“Satu sisi, ia tidak menampik operator-operator yang lain memberikan bantuan dengan cara yang lain, seperti mendatangi langsung sekolah-sekolah,” ucap Hendri Arulan.

Perihal kuota ini tanggal 7 lalu kami dapat surat dari kementerian. Selang sehari, pak walikota langsung memerintahkan kami menindaklanjuti, untuk itu kami langsung berkoordinasi dengan operator seluler,” ungkapnya.

Sementara itu, Walikota Batam Muhammad Rudi menyampaikan, karena pandemi belajar dari rumah kini masih dilakukan. Kebijakan ini tidak lepas dari upaya untuk menekan penyebaran virus penyebab Covid-19.

Rudi menambahkan, kita harus pahami dulu kondisi pandemi sekarang, dimana angkanya sudah mencapai 1000 kasus.

“Sebelum nantinya dibuka, kita harus paham kondisi saat ini dimana angka sudah mencapai 1000 kasus. Kalau saya buka sekolah tatap muka sekarang, maka saya masuk golongan orang yang ikut menghancurkan hidup anak-anak kita. Pertanggung jawabannya dunia akhirat,” tegas Rudi.

Saat ini penyebaran Covid-19 sudah bersifat lokal, terlebih dengan adanya kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) yang sulit terdeteksi kecuali dites swab. Untuk itu tindakan pencegahan sangat perlu dilakukan.

Rudi mengaku, dirinya juga tidak bosan-bosan mengajak masyarakat taati protokol kesehatan.
Kalau tidak ada yang penting untuk keluar rumah, jangan keluar, jika terpaksa, taati protokol kesehatan, terutama jangan lupa masker.

“Angka kasus covid-19 yang belakangan naik membuat Pemko Batam menyiapkan rusun sebagai tempat isolasi, sementara rumah sakit mulai penuh dan dokter paru-paru juga terbatas.
Maka dari itu, saya harap betul protokol kesehatan itu dijalankan,” ajak Rudi.

Saya ingin Januari 2021 sudah kembali normal kembali. Kalau ingin demikian kita harus sama-sama wujudkan, kuncinya kita masing-masing proteksi diri, sehingga belajar tatap muka, aktivitas kita, dan juga ekonomi bisa berjalan normal kembali,” tutup Rudi.

Yuyun@www.rasio.co//

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY