Warga Batam Pasien Positif Covid-19 Bertambah Satu Lagi

0
1987

RASIO.CO, Batam – Pasien positif virus Corona atau Covid-19 kembali bertambah satu di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Kota Batam.

“Sesuai dengan data terakhir yang kami terima saat ini ada salah satu warga Batam berjenis kelamin laki-laki usia 47 tahun di rawat diruang isolasi Kirana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Kota Batam,” ujar Walikota Batam, H. Muhammad Rudi, Senin (23/3).

Yang bersangkutan pada Senin (09/3) ke Jakarta melalui Bandara Hang Nadim Batam menggunakan pesawat udara.

“Kemudian pada hari Selasa paginya menghadiri acara peletakan lunas pembangunan kapal di daerah Tanjung Priok Jakarta Utara yang dihadiri cukup banyak orang,” ujar Rudi.

Setelah setelah acara yang bersangkutan mengunjungi salah satu Perusahaan Pembuat Kapal yang tidak jauh dari lokasi yang dilanjutkan dengan pertemuan (meeting) diruang tertutup sampai dengan jam 16.30 Wib.

Selanjutnya kembali ke kantornya di Menara Bidakara 2 Pancoran Jakarta. Pada pukul 20.00 Wib keluar meninggalkan kantor menuju hotel Bidakara tempatnya menginap dan langsung tidur.

Lanjut Rudi, pada hari Rabu (11/3) yang bersangkutan mengunjungi Kantor Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI untuk melaksanakan meeting mulai pukul 10.00 Wib sampai dengan pukul 12.00 Wib.

Setelah itu menuju ke lokasi kliennya dikawasan Pluit CBD dan melakukan meeting sejak pukul 13.30 hingga pukul 15.00 Wib dan dilanjutkan makan siang di Pluit Junction dan kembali ke kantornya pada jam 17.00 Wib sampai dengan pukul 20.00 Wib dan sesudahnya kembali ke hotel dimana yang bersangkutan menginap.

Selanjutnya, pada hari Kamis (12/3) pukul 09.05 Wib kembali ke Batam melalui Bandara Soekarno Hatta dan tiba di Bandara Hang Nadim Batam pukul 11.00 Wib.

“Sesampainya dirumah yang bersangkutan memperbaiki plafond kamar mandi di lantai dasar rumahnya yang terkena bocoran saluran air dikamar mandi atas dan menghirup udara yang pengap serta berbau karena tidak menggunakan masker,” jelas Rudi.

Rudi menambahkan, Pada hari jum’at (13/3) yang bersangkutan mengeluh tenggorokannya terasa gatal dan badan terasa kurang fit saat terkena sinar matahari setelah melaksanakan sholat jum’at.

Selanjutnya pada hari Sabtu (14/3) badannya mulai terasa demam tetapi tidak terlampau berat, dan malam harinya yang bersangkutan meminum obat penurun panas (sanmol) dan kemudian tidur hingga pagi hari

.

“Pada saat bangun badan sudah terasa ringan sehingga dapat melaksanakan aktifitas olahraga bersepeda,” tambahnya.

Selanjutnya pada hari Senin (16/3) pagi yang bersangkutan badannya kembali terasa demam dan memeriksakan diri ke salah satu Rumah Sakit yang dekat dari rumahnya (dr Malik).

Dan selanjutnya pada hari selasa (17/3) pukul 16.00 Wib yang bersangkutan kembali berobat ke rumah sakit tersebut dan ditempatkan diruang isolasi UGD yang dilanjutkan dengan tindakan diagnostik foto rontgen dan pemeriksaan laboratorium.

Setelah itu diizinkan pulang kerumah dengan diberikan obat sanmol tambahan.

Pada hari Rabu (18/3) kondisi yang bersangkutan belum juga membaik dan akhirnya dibawa kembali kerumah sakit sebelumnya yang kemudian dirawat pada ruang isolasi dan dilakukan pengambilan sample darah oleh Tim Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam.

Hal ini mengingat gejalanya yang timbul mengarah pada Pnemonia sehingga dimasukan dalam kategori Pasien Dalam Pengawasan PDP Covid-19.

Dari hasil sample darah yang diterima pada hari Senin (23/3) dari Balai Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehataan RI, melalui Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) dengan kesimpulan terkonfirmasi hasil POSITIF.

Saat ini sedang dilakukan proses kontak tracking terhadap semua orang yang telah kontak dengan
yang bersangkutan dalam perjalanan dari Batam ke Jakarta hingga kembali ke Batam.

Yuyun

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY