Warga Sanjulung Keluhkan Drainase Sempit, Setiap Hujan Banjir

0
203

RASIO.CO, Batam – Hujan deras yang mengguyur Kota Batam dan sekitarnya yang terjadi dini hari membuat sejumlah rumah warga di tiga RT Kavling Senjulung, Kelurahan Kabil Kecamatan Nongsa kebanjiran, pada hari Senin (21/9).

Ketua RW 10, Abu Hanifah menjelaskan bahwa, untuk wilayah Kabil yang rawan banjir setiap hujan deras pasti kebanjiran, karena drainase yang ada tidak dipersiapkan dengan baik.

“Artinya masih galian manual, sehingga beberapa kali dinormalisasi pun kalau hujannya deras tanahnya turun kembali, sehingga volume penampungan menjadi kecil. Maka nya daya tampung air tidak dapat maksimal,” ucap Abu, Senin (21/9).

“Ada tiga RT yang terkena banjir yakni di RT 5 RW 10, RT 3 RW 10 dan tetangga kita di RT 01 RW 09. Penyebabnya sama semua karena drainasenya belum sempurna, karena disini memang galian manual atau drainase alami,” jelas Abu.

Abu menambahkan, kedepannya itu harus diperhatikan. Beberapa waktu lalu tim Dinas Bina Marga sudah turun ke lokasi namun baru sebatas surve dan sampai saat ini belum ada perbaikan.

Abu menghimbau untuk masyarakat sekitar agar menjaga kebersihan lingkungan pastinya drainase yang tersumbat agar dibersihkan. Mari sama-sama kita melakukan program goro dan kita ada wacana perbaikan untuk gorong-gorong karena ada gorong yang masih terlalu kecil.

“Tinggal di musyawarahkan ke warga, apakah itu nanti swadaya atau ada donatur yang berbaik hati, kita hanya menerima,” ucapnya.

Harapannya, setelah masa pandemi ini berakhir kiranya anggaran Provinsi maupun Kota bisa dicurahkan, sehingga ada drainase yang betul-betul sesuai dengan standar yang ada sehingga problem banjir tidak lagi dialami masyarakat Kabil, tutup Abu.

Yuyun@www.rasio.co //

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY