Zubair Seludupkan Kayu Bakau ke Singapura Terancam Hukuman 5 Tahun

174

RASIO.CO, Batam – Terdakwa Zubair Nahkoda kapal KM Gemilang Jaya 11 GT 06 yang diduga menyeludupkan 4.200 batan kayu bakau asal pulau Moro ke Jurong Singapura , terancam hukuman 5 tahun penjara serta denda paling banyak Rp600 juta.

Ironisnya, Terdakwa Zubair menagkodai kapal KM Gemilang Jaya 11 GT 06 tidak memiliki izin berlayar dari syahbandar dan akhirnya ditangkap Kapal TNI-AL KAL. Marapas II-4-65diperairan selat Philip atau pada posisi koordinat 00°58’25”U – 103°39’17” T.

Terdakwa Zubair menahkodai kapalnya dari Batam melalui pelabuhan
Dapur 12 tujuan Pulau Moro mengambil kayu bakau dan mengalami kebocoran sehingga akhirnya ditangkap Kapal Patroli TNI AL. dan kapal saat ini dijadikan barang bukti.

Terdakwa dakwa JPU Syamsul Sitinjak Pasal 323(1) Nakhoda yang berlayar tanpa memiliki Surat Persetujuan Berlayar yang dikeluarkan oleh Syahbandar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 219 ayat (1), dipidana dengan pidanapenjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp600.000.000,00.

“Agenda saksi, namun tidak hadir,”Kata JPU Syamsul usai sidang.Senin(03/09).

Diketahui, Berawal pada hari Kamis tanggal 30 Maret 2018 sekitar pukul 19.00 Wib Kapal KM Gemilang Jaya II GT.6 yang dinakhodai oleh terdakwa Zubair berangkat dari Dapur 12 Batam dengan tujuan Moro Tanjung Balai Karimun dengan kondisi kapal bocor.

Dan sesampainya di Moro langsung memuat muatan kapal berupa kayu bakau sebanyak 4.200 batang yang akan dibawa ke Jurong Singapura.

Selanjutnya pada hari Jumat Sabtu 31 Maret 2018 sekitar jam 19.00 Wib setelah muatan kapal terisi kapal KM Gemilang Jaya II GT 6 yang dinakhodai Terdakwa berangkat dari Moro Tanjung Balai Karimun menuju Jurong Singapura.

Namun, ditengah perjalanan pada saat memasuki perairan selat philip sekira pukul 22.00 Wib atau pada koordinat 00°58’25” U – 103°39’17” T kapal yang dinakhodai Terdakwa Zubair dihentikan oleh saksi Noprianto dan tim yang sedang melakukan Patroli menggunakan Kapal TNI-AL KAL. Marapas II-4-65.

dan setelah dilakukan pemeriksaan terhadap kapal KM. Gemilang Jaya II GT.6 tidak dilengkapi dengan dokumen Surat Persetujuan Berlayar dari Syahbandar;

APRI@www.rasio.co

Berikan komentar anda